Ciri-ciri Dan Cara Mengatasi Toxic Friend

Produktivitas - Toxic friend memang menyebalkan. Mereka egois, kasar, bebal dan hanya membawa aura negatif. Bagaimana cara mengatasinya? Catatan Adi punya solusinya.

Cara mengatasi toxic friend / catatan adi
photo by Unsplash


Hai sahabat Catatann Adi, kali ini kita akan membahas mengenai toxic friend dan bagaimana cara mengatasinya. 

Apa itu toxic friend?


Toxic friend adalah orang-orang di sekitar anda (teman kantor, kuliah, sekolah, komunitas) yang lebih banyak memberikan efek negatif daripada positif. Mereka gemar mengumbar masalah pribadi dan suka menyebarkan gosip yang tidak baik.

Memang pada dasarnya setiap manusia memiliki karakternya masing-masing. Ada yang ramah, baik dan jujur. Ada yang penuh tipu muslihat, iri dengki dan pendendam. Ada yang mampu melihat solusi dari setiap masalah, sebaliknya ada yang selalu membuat masalah. 

Lalu bagaimana jika kita kebetulan memiliki seorang toxic friend? Apa yang harus kita lakukan?

Ciri-ciri toxic friend. 


Lalu seperti apa ciri-ciri dari seorang toxic friend? Catatan Adi merangkum beberapa karakteristik yang patut Anda perhatikan sahabat beracun ini :  

1. Selalu mengeluh.

Ini adalah salah satu ciri utama seorang toxic friend. Dia akan selalu mengeluh dan membuat anda bosan dengan ucapan-ucapan negatifnya.

Jika seorang yang sukses selalu punya solusi untuk setiap masalah, maka toxic friend akan selalu punya masalah untuk setiap hal. Dan mereka akan selalu fokus untuk mengeluh.

Dalam tataran tertentu bahkan tanpa Anda sadari keluhan dan ucapan negatifnya akan mempengaruhi cara pandang Anda. Ini adalah hal yang berbahaya.

Anda kemudian akan menjadi sosok yang penuh kabut negatif, melihat segala sesuatunya dari hal yang buruk. Persis seperti sahabat Anda itu.

2. Suka membicarakan orang lain.

Ini yang harus Anda waspadai. Ia akan selalu punya topik seru untuk dibahas, termasuk mengkhianati orang-orang terdekatnya.

Jika di hadapan Anda dia menjelakkan orang lain, sudah dapat dipastikan di depan orang lain, Anda yang jadi korbannya. 

Maka jangan pernah larut dalam karakternya. Jangan  sekalipun turut membicarakan teman dan atasan Anda bersama dengannya. 

3. Suka menyebar gosip.

Ini juga yang membuat banyak perusahaan mulai risih dan membuat kebijakan untuk menendang para penyebar gosip. Dan salah satu penyebar gosip paling brilian adalah toxic friend. Teman, atasan, relasi bahkan Anda sendiri bisa jadi bahan gosipnya.

4. Tidak suka mendengar pendapat orang lain.

Anda mau mendengar nasihat orang, maka tentu mereka tidak akan menjadi toxic friend. Namun nyatanya mereka terlalu bebal untuk melakukan hal itu. Bahkan mereka justru gemar menasihati dan menilai orang lain. 

5. Mudah tersinggung.

Mereka adalah tipe yang mudah tersinggung sekaligus mudah terluka. Mungkin ini jugalah yang membuat mereka tidak mampu menikmati hidup dengan baik. Sekaligus jarang memiliki sahabat yang erat. 

6. Tidak menyukai kesuksesan orang lain.

Jika Anda sukses, maka toxic friend adalah orang pertama yang sakit hati. Biarpun di depan Anda ia adalah sahabat Anda.

Maka jangan heran Anda akan mendengar selentingan gosip tak sedap tentang Anda. Siapa penyebarnya? Tentu saja teman beracun Anda. 

7. Suka melihat sisi negatif dari segala sesuatu.

Bagi toxic friend, semua hal adalah buruk. Bahkan hidup ini lebih banyak sisi negaifnya daripada yang baik. Inilah kehebatan orang-orang tipe ini. Mereka dengan jeli mampu melihat kesialan, kejelekan dan keburukan dari semua hal. Semoga tidak menular pada Anda.

8. Tidak pernah memikirkan perasaan orang lain.

Ciri utama dari seorang toxic friend adalah fokus pada diri sendiri. Ia selalu mengeluh mengenai permasalahan apapun pada Anda. Padahal Anda juga sudah bosan dan jengah mendengarnya. Tapi apa dia peduli? Tidak!

9. Tidak bersedia berubah.

Sebenarnya mereka bisa berubah. Namun sulit. Hal ini sudah menyangkut karakter dan cara berpikirnya. Seorang toxic friend juga adalah manusia yang sombong, egois dan merasa tak butuh nasehat orang. Hal ini tentu saja membuat mereka sulit berubah. 

10. Menyukai keributan.

Toxic Friend juga tak segan-segan untuk memulai keributan. Ia akan selalu aktif berdiskusi dan berusaha mendominasi percakapan. Namun sayang apa yang dibahas hanyalah keburukan belaka. Bagi sebagian orang yang tidak tahan, tentu akan berkonfrontasi langsung. 

Cara Mengatasi Toxic Friend. 


Tentu Anda tidak boleh berdiam diri saja. Pada level tertentu, memang toxic friend bisa kita acuhkan, namun tetap hal ini tidak baik untuk perkembangan diri Anda kedepannya. Berikut hal-hal yang bisa Anda lakukan : 

1. Katakan Anda tidak nyaman.

Ini adalah hal yang harus Anda lakukan. Katakan bahwa Anda tidak nyaman dengan tingkah polahnya. Jangan takut pada respon dari teman beracun Anda tersebut. Seorang toxic friend tidak memiliki alasan untuk tidak membuat keributan dan keonaran. 

Bisa jadi di depan Anda ia menjelekkan bos Anda, tetapi di hadapan pimpinan ia menghancurkan nama baik Anda. Jika ia segan pada Anda, maka ia akan berusaha untuk meredam konflik. Namun jika ia sudah pada level yang sangat parah, tidak ada yang bisa mengubahnya. 

Walau begitu Anda punya hak untuk bekerja, bersosialisasi dan hidup nyaman dengan siapa saja. Untuk itu jelaskan padanya, dengan bahasa yang tentu saja baik, bahwa Anda tidak menyukai karakternya. 

2. Mintalah bantuan orang lain.

Dalam suatu komunitas, pasti ada beberapa orang yang dituakan. Mereka dianggap bijaksana dan disegani semua orang. Cari dan mintalah bantuan kepada mereka untuk menghadapi permasalahan toxic friend ini.

Jika mereka memang bijak, pasti mereka tidak akan tinggal diam. Minta mereka untuk menasihati sahabat beracun Anda tersebut. 

Lebih bagus lagi jika orang yang Anda minta tolong ini memiliki jabatan yang lebih tinggi dari si toxic friend. Tentu keberadaan orang-orang yang menyebalkan adalah ancaman bagi kantor dan komunitas Anda. Maka atasan Anda akan dengan cepat turun tangan. 

3. Hindari sejauh mungkin. 

Ini juga opsi yang harus Anda pikirkan. Toxic friend tidak akan membuat Anda berkembang, malah dapat menghancurkan semua orang di sekitarnya. Termasuk Anda.

Maka menjauh darinya adalah sebuah pemikiran yang perlu Anda pertimbangkan. Ingatlah bahwa keluarga dan masa depan Anda jauh lebih penting. Ada banyak orang di luar sana yang jauh lebih baik dan bisa membantu Anda berkembang daripada seorang toxic friend. 

Mintalah mutasi atau mencari lingkungan baru. Jangan merasa sayang atau takut. Toxic friend tidak akan memikirkan perasaan orang lain kecuali dirinya sendiri. 

Demikian bahasan kali ini mengenai ciri-ciri seorang toxic friend dan cara menghadapinya. Semoga bermanfaat untuk Anda. Baca dan ikuti terus artikel bermutu lainnya dari Catatan Adi. 

0 Response to "Ciri-ciri Dan Cara Mengatasi Toxic Friend"

Post a Comment

Komentar Anda akan muncul setelah kami review.

Baca Juga

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel