Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Apa itu TV Analog dan TV Digital? Ini Penjelasan Lengkapnya

TV analog itu apa? Mengapa kini pemerintah Indonesia dan banyak negara lain mulai menghentikan siaran tv analog?

Jadi TV analog adalah televisi yang menggunakan teknologi sinyal analog untuk mengirimkan video dan audio. Perlu diketahui dalam siaran televisi analog, kecerahan, warna dan suara diwakili oleh amplitudo, fase dan frekuensi sinyal analog.

Ada dua jenis televisi analog, yakni yang menggunakan kabel sebagai media distribusi siaran, ada juga yang menggunakan satelit atau biasa disebut nirkabel.

Kelemahan TV Analog

Sebelum munculnya TV digital, bisa dikatakan semua televisi di dunia adalah TV analog. Ada beberapa kelemahan TV analog, yakni : 

  1. Untuk menangkap siaran televisi, TV analog pada umumnya mengandalkan antena. Panjang, jenis dan tinggi antena sangat bervariasi tergantung daerah masing-masing. Penggunaan antena ini berpotensi terganggu oleh banyak faktor sehingga pada akhirnya dapat mengganggu kualitas penayangan video ataupun audio. Inilah kelemahan utama tv analog. 
  2. Kualitas siaran pada TV analog sangat tergantung dari jarak antara perangkat televisi dengan stasiun pemancar.
  3. TV analog pada umumnya hanya berfokus pada satu fitur saja, yakni menayangkan acara atau siaran televisi. 

TV Analog Vs TV Digital

Setelah era TV analog, maka muncullah teknologi baru yang dinamakan TV digital. Teknologi ini diklaim jauh lebih baik dari sebelumnya.

TV digital adalah televisi yang mampu menangkap siaran secara digital dan menggunakan sistem komoresi sehingga tayangan yang ditampilkan menjadi lebih jernih dan stabil.

Ciri televisi digital antara lain adalah : 

  1. Tidak berbentuk tabung. 
  2. Menggunakan teknologi layar LED (light emiting diode) atau LCD (liquid crystal display).
  3. Punya fitur pencarian siaran digital DTV.
  4. Umumnya sudah dilengkapi fitur digital video broadcasting terrestrial second generation (DVB-T2)
  5. Kualitas gambar dan audio jauh lebih baik dari TV analog.
pengertian tv analog
tv analog


Penghentian Siaran TV Analog di Indonesia

Meski bisa dikatakan terlambat dibanding negara lain, tetapi pada akhirnya pemerintah Indonesia akan menghentikan layanan siaran tv berbasis analog.

Ada tiga tahap dalam program migrasi dari TV analog ke TV Digital, yakni : 

  • Tahap pertama 30 April 2022
  • Tahap kedua 25 Agustus 2022
  • Tahap ketiga 2 November 2022

Diharapkan masyarakat segera melakukan migrasi dengan mengganti tv analog ke tv digital agar tetap bisa menikmati layanan siaran televisi yang baik. 

Perlu diketahui bahwa siaran tv digital bukanlah streaming internet seperti ketika menonton Youtube. Bukan pula siaran berbayar berlangganan seperti ketika berlangganan Netflix

Cara Berganti TV Analog ke TV Digital

Ada beberapa hal yang bsia dilakukan oleh masyarakat jika memang ingin tetap menikmati layanan siaran televisi, khususnya televisi digital.

Cara pertama adalah membeli pesawat televisi berbasis siaran digital. Membeli tv digital bukan hal yang sulit karena produk ini sudah banyak beredar di pasaran. Namun beberapa hal yang perlu diperhatikan adalah : 

  • Sudah bersertifikat resmi SNI
  • Ada baiknya memiliki kualitas bagus dan mudah digunakan di berbagai tempat.

Cara kedua adalah dengan membeli alat STB (set top box) DVBT2. Dengan alat ini maka TV analog bisa menangkap siaran televesi digital. Itulah cara merubah tv analog menjadi tv digital, atau lebih tepatnya membuat tv analog bisa menangkap siaran tv digital. 

Adi
Adi Saya adalah seorang blogger yang sudah menulis di blog sejak 2010. Blog ini terbuka untuk berbagai kerjasama, seperti sewa banner, content placement ataupun review produk.

Posting Komentar untuk "Apa itu TV Analog dan TV Digital? Ini Penjelasan Lengkapnya"