Cukup sering kami mendapatkan email dan pesan pribadi berupa pertanyaan seputar traffic untuk blog dan website yang dilontarkan kawan-kawan blogger pemula, content marketer atau pegiat literasi digital.

Demi menjawab pertanyaan tersebut, maka kali ini Catatan Adi akan membahas jenis-jenis traffic blog.

mengenal macam-macam jenis traffic website


Karena begitu banyak yang harus dikupas secara mendalam dan mendetail, kami hanya membatasi pada ulasan seputar apa itu traffic dan jenis-jenisnya. Hal ini tentu saja merupakan materi yang sangat berharga untuk semua orang yang serius terjun di dunia SEO, digital advertising, maupun pemilik website.

Traffic adalah lalu lintas yang ada di sebuah website, yang berbentuk kunjungan. Jadi, semakin besar traffic menandakan semakin banyak orang yang berkunjung ke situs tersebut.

Sekilas hal ini memang mudah dipahami, namun harus diingat ada berbagai macam traffic. Anda ingin menargetkan yang mana? Karena jika serius memaksimalkan potensi pemasukan dari AdSense atau affiliasi, maka macam-macam traffic ini harus diketahui untuk selanjutnya menyusun strategi lebih lanjut.

Untuk mempersingkat waktu kita akan segera mulai membahas berbagai macam traffic blog yang harus diketahui.

Referral

Ini adalah salah satu jenis traffic yang cukup umum dikenal, khususnya bagi mereka yang mengandalkan tautan dan teknik guest blogging. Walau begitu, ada juga yang natural.

Jadi trafik referral merupakan lalu lintas pembaca yang terjadi karena pengunjung mengklik suatu tautan dari web untuk menuju ke web Anda.

Contoh, karena banyak postingan dari Catatan Adi yang bermanfaat, ada seseorang yang memberikan catatan kaki atau penjelasan dimana itu mengandung url yang menuju ke blog ini. Nah ketika pembaca datang melalui tautan tersebut, maka terjadi trafik referral ini.

Semakin natural jumlah trafik referral, semakin baik di mata mesin pencari. Posisi artikelpun akan naik menuju halaman pertama karena dianggap memberi manfaat besar untuk masyarakat luas.

Direct

Direct Traffic muncul ketika para pengunjung datang ke situs Anda dengan cara mengetikkan alamat url di mesin pencari.

Misal, karena sudah kangen dengan postingan kami, masyarakat lalu  mengetikkan www.catatanadi.com lalu kemudian membaca berbagai konten bermanfaat di blog ini. Nah, itulah yang dinamakan direct traffic.

Ada tips dan strategi khusus yang harus ditempuh hingga para netizen dan masyarakat mengetikkan alamat url blog Anda di mesin penjelajah. Ikuti terus konten kami untuk mengetahui metode tersebut.

Paid Search 

Traffic jenis ini termasuk bukan yang biasa, karena mendapatkannya juga butuh modal serta biaya yang cukup besar.

Untuk mendapatkan paid search traffic, seorang pemilik blog menggunakan jasa publisher atau pengiklan agar blognya muncul di web lain yang menjadi penayang iklan AdSense.

Contoh, Catatan Adi menggunakan Google Ads, sehingga para publisher yang bernaung di bawah Google AdSense akan menampilkan iklan yang mengarahkan pembaca menuju ke situs kami.

Organic Search 

Ini adalah jenis traffic yang paling diidam-idamkan oleh para pemilik situs, narablog maupun digital marketing expert.

Jadi organic search adalah sebuah traffic yang muncul ketika pengunjung datang ke suatu situs karena rekomendasi dari mesin pencari.

Sebagai contoh, seseorang ingin mengetahui sejarah blog. Dia lalu mengetik kata kunci itu di kolom pencarian Google. Lalu cuplikan artikel dari Catatan Adi muncul di halaman pertama. Ia kemudian mengklik rekomendasi tersebut.

Untuk mendapatkan organic search, Anda harus membuat artikel yang berkualitas, menguasai SEO dan beberapa teknik lainnya.

Silahkan cari di internet tetapi harus hati-hati karena banyak referensi yang ngawur dan tidak berdasar. Kami sungguh menyarankan Anda mencari dari sumber yang terbaik, jujur dan memang ditulis untuk membantu sesama blogger. Catatan Adi punya banyak artikel terkait SEO atau blogging, silahkan cari di bagian label.

Social

Terakhir adalah jenis traffic social, yakni ketika pengunjung datang ke situs karena melihat dan menekan url yang mereka temukan di media sosial.

Banyak orang yang menggunakan teknik share via media sosial untuk mendapatkan pengunjung. Inipun ada tekniknya, bukan asal saja.

Itulah 5 jenis traffic yang harus Anda ketahui. Silahkan sekarang susun strategi untuk bisa memaksimalkan semuanya dan mendapatkan apa yang Anda cari. Jika merasa postingan ini bermanfaat, jangan berhenti di sini saja, sebarkan agar Anda juga mendapatkan pahala dan segala urusan dipermudah.

Terima kasih sudah membaca, semoga selalu sukses.