Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

3 Strategi Bermain Winning dan PES

Supaya bisa jadi juara dan menang main game sepakbola di Playstation, harus punya strategi. Kalau menang tanpa strategi yang jitu, bisa jadi Anda hanya beruntung.

Jikalau di postingan sebelumnya Catatanadi.com sudah membahas tips dan trik bermain PES dan winning yang akan membuat Anda ahli dalam menggocek, mendrible atau mengumpan, maka kali ini kita akan belajar cara mengatur sistem permainan. 

Berikut beberapa strategi yang adalah rahasia untuk bisa menang bermain Playstation Winning Eleven maupun PES. 

cara mengatur serangan di winning dan pes

Serangan Sayap + Striker Ahli Duel Udara

Ini adalah strategi bermain lama yang pernah cukup menjadi favorit dari tahun 2004-2017, namun nampaknya di tahun 2020 tetap akan menjadi andalan bagi beberapa orang. Tingkat kemenangannya adalah 90%  - 100% dalam setiap permainan 90 menit. 

Untuk bermain teknik serangan sayap dan header maut, silahkan pilih tim yang punya dua pemain kanan dan kiri yang super cepat, agresif, memiliki skill dribble bagus serta umpan lambungnya di atas 90. 

Selain itu, dibutuhkan satu saja striker tinggi, header skill minim 80 dan agility lumayan. Nanti dialah penentu kemenangan. 

Beberapa klub yang dulu sempat digunakan para master adalah Bayern Munchen era Pizarro dan Riberry-Robben, atau Real ketika masih ada Ronaldo dan Figo-Roberto Carlos.

Formasi yang dibutuhkan adalah 4-3-3 dengan spesifikasi : 

Pemain belakang masing-masing : LDF-CB-CB-RDF

Pemain tengah masing-masing : RMF-DMF-LMF

Pemain depan yaitu : LWF-F-RWF

Pada saat menyerang, langsung berikan bola ke salah satu WF yang kosong. WF langsung bermanuver membawa bola ke depan melalui sisi samping dan ketika sudah masuh bagian 3/4 lapangan, cari momen untuk membuat umpan lambung ke tengah dengan 1xO atau L1 + 2xO.

Pemain depan bergerak dari belakang dan maju meloncat menyundul maupun melakukan tendangan voli dengan 2x Kotak atau L1 + Kotak.   

Total Dominasi 

Ini teknik baru yang mulai muncul sekitar 2018-2020. Bisa dicoba meski sedikit rumit. Tingkat kemenangan adalah sekitar 64% - 92% untuk setiap permainan. Para Grand Master dan Super Grand Master suka menggunakan berbagai kombinasi teknik dan taktik yang berlandaskan konsep dari total dominasi.

Total Dominasi adalah kombinasi antara Total Football yang marak di tahun 2016 dan Balance System yang muncul ketika tim-tim punya komposisi pemain hebat di setiap lini, seperti Chelsea, Manchester City, Inter Milan maupun PSG.

Formasi yang digunakan sangat rumit serta tidak disarankan digunakan oleh pemula. Minimal adalah tingkat Advanced 1, Advanced 2, Pro dan diatasnya. Ini karena skema formasinya adalah 3-4-2-1 cukup sulit untuk mereka yang suka pakai 4-4-2 atau 4-4-3. Spesifikasinya adalah sebagai berikut :

Pemain belakang : CB-CB-CB namun dua diantaranya berperan sebagai libero.

Pemain tengah : RMF, CMF, LMF dan OMF/AMF atau ST yang ditarik keluar kotak penalti. 

Pemain depan : LWF dan RWF masing-masing pada garis tepi kotak pinalti.

Penyerang : Full Forward.

Di sini, Anda harus diserang agar bisa membangun skema counter attack yang diinginkan. Nanti, bola dari semua pemain akan menuju ke CMF. 

CMF atau central midfielder akan melakukan sedikit manuver kemudian mengirim thru pass ke salah satu LWF/RWF bila sudah melewati setengah lapangan dan pemain belakang musuh terlihat seperti berada pada satu garis linier.

Anda harus mengatur agar LWF/RWF hanya diikuti maksimal satu pemain back-up. Kedua pemain penyerang sayap ini harus punya skill dribble dan akurasi. Pemain seperti Oscar-Falcao, Rooney-Depay, Ronaldo-Bale, atau Messi-Neymar sangat cocok memainkan peran tersebut.

Setelah pemain ini mendapat bola, maka seharusnya tingkat terjadinya gol adalah 99.5% hingga 100% kecuali berhadapan dengan kiper seperti De Gea atau Neuer.

Cara kedua adalah mengandalkan AMF. Jadi bola dari belakang menuju AMF lalu menggiring bola memanfaatkan one-two touches. Anda harus mengatur agar AMF tidak bisa di back-up ataupun terhindar dari CB seperti Luiz, Pepe maupun Van Dijk. Tidak semua orang bisa melakukan pengaturan seperti ini.

Nanti kedua winger akan membuka ruang, sehingga AMF akan berhadapan one by one dengan goal keeper. Cukup langsung tendang saja pakai 2xkotak atau tahan/lepas 1xkotak +L1 atau arah + 1x kotak. 

Trik ini tidak berguna jika ketahuan dan lawan paham strategi high pressure zona marking. AMF tidak akan berkutik karena akan selalu dihadang. 

Super Balance [Modifikasi Grendel Italia]

Anda tahu kenapa tim seperti Italia punya sejarah yang panjang dalam bidang sepakbola? Karena mereka unik. Gli Azzuri sangat setia dengan satu pakem permainan, yakni Cattanacio alias Grendel Italia.

Meski demikian, pada kenyataannya konsep ini banyak kelemahan sebelum disempurnakan oleh Swiss menjadi Super Grendel yang yang sangat mematikan.

Filosofinya sederhana, yakni memasang sebanyak mungkin pemain dengan naluri bertahan tinggi, termasuk para penyerang sekalipun lalu mencari celah untuk melakukan serangan balik secepat-cepatnya.

Namun jika Anda masih pada level Advance 1, Advance 2 maupun Semi-Master, lebih baik berhati-hati menggunakan jurus ini. Terlebih jika lawan memakai tim seperti Bayern Munchen yang akan menggedor sisi sayap 24 jam tanpa henti lewat Robben dan Ribbery.

Lalu apa yang harus dilakukan? Caranya adalah pakai sistem Super Balance, yakni evolusi dari Grendel Italia.

Anda butuh pemain banyak pemain dengan kemampuan bertahan yang mumpuni. Chelsea, City, Intermilan, Juve maupun Real Madrid sangat cocok jika ingin menjajal konsep ini.

Tingkat kemenangan antara 45% - 77% namun justru tingkat draw sangat tinggi, bisa mencapai lebih dari 90%. Sangat cocok jika berhadapan dengan Semi-Master atau Master dan Anda cukup ragu untuk menantang dengan sistem permainan terbuka.

Formasi yang dibutuhkan adalah 4-4-2 dengan spesifikasi :

Defender : CB-CB-CB-CB

Midfielder : LMF-DMF-CMF-RMF

Forward : FW-FW

Adalah sangat baik jika punya dua penyerang yang seimbang, bisa Suarez-Sterling, Messi-Villa, Drogba-Lampard, Bale-Ronaldo, atau Zlatan-Di Maria.

Detail konsepnya adalah menumpuk pemain di lini tengah ke belakang. Pakai sistem zona marking lalu arahkan jarum jam ke arah 12 dan 6 untuk semua pemain.

Khusus untuk kedua Full Back di tengah, mereka akan jadi pemain jangkar yang bertugas langsung melempar bola ke depan. 

Jadi arah bola ketika di kuasai, harus mengarah ke dua CB tengah, kemudian tendang sejauh mungkin pakai 1xO dan L1 ke depan. Harusnya salah satu atau kedua Forward akan mengejar. Ingat, mengejar, bukan menerima. 

Kenapa rasio kemenangan kecil? Karena penyerang akan habis daya serta energinya untuk mengejar bola. Jadi kita tunggu sampai pemain belakang lawan melakukan blunder. Ini cocok untuk membuat musuh marah-marah. 

Kalau Anda paham strategi rahasia yang membuat musuh gagal melakukan zona marking, atau man to man marking, gunakan sayap untuk melakukan solo run dan langsung menembak jika ada kesempatan dengan arah depan + 2x kotak tanpa L1/R1 atau R2.

Catatan Adi
Catatan Adi Seorang penulis freelance dan pengamat fenomena sosial.

Posting Komentar untuk "3 Strategi Bermain Winning dan PES "

Berlangganan via Email