Seri Ngeblog Personal Ala Catatan Adi : Kenapa Catatan Adi?


Mengapa ngeblog? Jawabannya pasti tidak akan sesimpel itu.

Ada yang ngeblog untuk :
1. Cari duit, baik itu dengan adsense, link berbayar, maupun jualan online.

2. Personal branding, yakni ingin terkenal.

3. Memamerkan hasil karya, seperti foto, cerpen, puisi.

4. Kewajiban, seperti mahasiswa, anak SMK Informatika, dll.

5. Mengekspresikan diri, seperti nulis tentang pengalaman menyenangkan, dll.

6. Iseng.

7. Dll.

Dari banyak alasan tersebut, muncullah berbagai jenis blog dengan keunikannya masing-masing. Sudah pasti pembagian jenis blog ini tidak kaku. Ada yang konsisten fokus di satu bidang, ada yang campur-campur.

Beberapa jenis blog itu antara lain :

1. Blog blogging.

Yakni jenis blog yang fokus membahas cara-cara ngeblog plus tips dan triknya. Termasuk juga tentang adsense, koding, edit template, dll.

2. Blog perusahaan.

Sebenarnya mirip website. Isinya tak jauh-jauh dari bidang bisnis yang dijalankan perusahaan namun kadang juga berisi artikel-artikel menarik. Perusahaan asuransi dan finansial paling sering punya blog jenis ini.

3. Blog travelling.

Pernah booming sebelum instagram muncul. Blog ini khusus membahas tentang seluk-beluk travelling, nge-trip murah, referensi hotel, dll.

4. Blog review buku, film, lagu.

Sama seperti namanya. Muncul dari keinginan untuk berbagai catatan baca lalu kemudian menjadi genre blog tersendiri.
Dll.

Daftar ini akan jadi lebih panjang lagi hari demi hari. Namun di atas semua itu, sejatinya ada satu jenis blog yang tidak akan pernah mati. Ia adalah salah satu jenis blog tertua namun juga makin jarang peminatnya. Blog itu adalah Blog Personal.

Blog personal adalah sebuah blog yang bercerita tentang kehidupan sehari-hari sang blogger beserta opini, ide, dan lain-lain dari sang blogger. Blog personal sebagai sebuah jenis blog mampu melewati berbagai sekat-sekat penggolongan.

Adalah sangat wajar jika blog personal memiliki banyak sekali fokus pembahasan. Bisa membahas makanan di lain waktu, dan badminton di kesempatan lain. Hari berisi pengalaman pahit ditolak mantan, besok bercerita tentang proyek baru di kantornya. Semua yang serba personal.

Dan salah satu jenis blog personal yang mencoba untuk eksis tersebut adalah Catatan Adi, blog yang sedang Anda baca.

Di Balik Catatan Adi


Sama seperti blog-blog yang lain, Catatan Adi juga punya kisahnya sendiri. Ada banyak sekali alasan dan tujuan dibalik berdirinya Catatan Adi. Beberapa diantaranya adalah :

 1. Variasi skill.

Skill harus terus dilatih dan dipertajam, termasuk skill menulis. Selain itu, penting untuk terus mempelajari skill. Inilah yang disebut variasi atau diversifikasi skill.

Menulis model buku diarry yang menarik itu bukan hal yang mudah. Apalagi di zaman seperti sekarang. Namun kalau kita lihat artikel-artikel yang sempat viral di facebook, hipwee atau UC, maka ada beberapa artikel tipe buku diarry yang sukses besar.

Kelebihan artikel tipe buku diarry adalah : ori dan emosional. Semakin ori dan emosional semakin baik. Bahkan makin besar potensinya buat viral.

Itu juga yang sedang saya lakukan di Catatan Adi. Menulis hal-hal remeh namun dengan cara yang berkualitas dan layak baca.

2. Terapi jiwa.

Sudah bukan rahasia umum banyak blogger yang memiliki lebih dari satu blog. Demikian dengan saya. Namun dari semua blog itu hanya Catatan Adi yang bersifat personal.

Ini sekaligus tempat yang tepat untuk terapi jiwa, menulis bukan karena harus mendatangkan trafik dan mengonversi jumlah page views menjadi rupiah.

Saya menulis apa saja yang ada di benak saya. Apapun. Namun dengan bahasa yang tetap berkualitas dan layak baca.

Mulai dari puisi, esai, sajak, cerpen hingga artikel-artikel politik. Semua ini membebaskan pikiran saya dari kebuntuan sekaligus membuat otak menjadi lebih ringan.
Menulis sebagai terapi jiwa memang sudah dikenal sejak dulu. Namun menjadikan blog personal sebagai sarana kesehatan pikiran, mungkin banyak yang tidak tahu.

3. Merangkum yang terserak.

Sejak ngeblog dulu di awal 2008, saya sudah menyadari bahwa talenta saya adalah menulis. Ingat, ini bukan sombong, tapi kewajiban. Semua orang harus menyadari talentanya, entah itu menjadi penyair, bermain piano atau memasak sea food.

Walau mulai ngeblog sejak 2008, tetapi saya sudah mulai memproduksi banyak sekali artikel sedari SD. Sayang sebagian besar hilang karena saya tulis di buku tulis atau kertas.
Sejak memiliki laptop, baru saya berusaha merangkum semua artikel saya, untuk kemudian saya pilah mana yang bisa diupload di Catatan Adi.

Jika Anda melihat rubrik #lawas maka Anda akan menemukan artikel-artikel lama saya di sana. Memang inilah fungsi dari Catatan Adi, yakni merangkum yang terserak, mengumpulkan yang terlupakan.

4. Eksperimen.

Mirip seperti poin nomor satu, saya menggunakan blog Catatan Adi untuk eksperimen. Ada berbagai eksperimen yang saya lakukan, antara lain membuat artikel series, artikel kesehatan, hingga eksperimen-eksperimen lain yang belum bisa saya ungkap.
Salah satu eksperimen kesukaan saya adalah membuat rubrik #pesohorduniamaya yang nampaknya belum terlalu mendapat atensi maksimal.

5. Personal Branding

Bagi yang belum tahu, saya di Catatan Adi juga menerima guest post dan guest writer. Saya juga bersedia menjadi guest writer bagi blog lain.
Di sinilah fungsi Catatan Adi, yakni personal branding. Bagi mereka yang ingin mencoba jasa saya, bisa silahkan lihat aneka artikel di Catatan Adi yang memang memiliki variasi yang beragam.

Tentang Nama Catatan Adi


Bagi sebagian orang, apalah arti sebuah nama. Tetapi bagi blogger nama itu sangat berarti. Ia mempengaruhi marketing, target bisnis, url hingga SEO.

Saya sengaja memilih nama Catatan Adi, simpel dan berkarakter. Begitu mendengar nama Catatan Adi, pasti yang terbayang adalah segala hal yang berkaitan dengan tulis menulis.
Beruntung nama Catatan Adi yang merujuk pada blog saya ini hingga hari ini nongol di page one Google. Kalau di beberapa komputer yang saya lihat sudah mendapat sitelink, entah dengan komputer atau smartphone Anda.

Inilah semua uraian tentang Kenapa Catatan Adi. Silahkan baca ke artikel selanjutnya yang membahas tentang blogger-blogger yang menjadi inspirasi dari Catatan Adi dalam artikel berjudul :



  

0 Response to "Seri Ngeblog Personal Ala Catatan Adi : Kenapa Catatan Adi?"

Post a Comment

Komentar Anda akan muncul setelah kami review.

Baca Juga

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel