Cara Termudah Dan Terlengkap Mengatasi Masalah Serangga


Halo sahabat Catatan Adi, kali ini kita akan membahas cara untuk mengatasi permasalahan serangga. 

Ada berbagai jenis serangga di dunia ini. Namun nampaknya beberapa di antaranya sungguh menyebalkan.

Cara Termudah Dan Terlengkap Mengatasi Masalah Serangga
Catatan Adi / Unsplash

Selain membuat rumah tampak kumuh dan kotor, juga bisa membawa aneka penyakit. Mau tidak mau kita harus bisa membasmi serangga tersebut.

Lalu bagaimana cara kita mengatasinya? Ternyata sangatlah mudah. Silahkan ikuti uraian berikut mengenai cara paling mudah untuk mengatasi masalah serangga dengan bahan alami dan ramah lingkungan.

Mengatasi Serangga Yang Mengganggu Rumah.

1. Kecoa

Tak hanya menjijikkan, kecoa juga dapat membawa penyakit yang sangat berbahaya.
Ketimbang menggunakan pestisida, cobalah menggunakan ramuan dari bawang putih dan soda kue.
Potong satu bawang lalu tambahkan satu sendok teh soda kue, dan taruh campuran ini di sudut-sudut rumahmu.

2. Kutu 

Ada berbagai macam jenis kutu. 
Selain menyerang manusia, kutu juga bisa menyerang hewan peliharaanmu.
Jangan samakan cara membasmi kutu pada manusia dengan hewan peliharaan.
Cobalah tips berikut ini :
Untuk manusia
  • 20 tetes esensial mawar geranium
  • 10 tetes esensial sweetgrass
  • 5 tetes esensial lavender
  • 5 tetes esensial citronella atau lemon
  • 1 sdm alkohol gosok, campur jadi satu
  • Encerkan dengan cuka atau air hingga 100 ml
  • Masukkan ke botol semprot.
  • Kocok hingga tercampur rata,
  • Semprotkan pada pakaian sebelum pergi keluar.
Untuk anjing atau kucing
  • 20 tetes rose geranium
  • Minyak esensial pennyroyal
  • 2 sdm minyak almond, campurkan
  • Usapkan beberapa tetes pada hewan peluharaanmu

3. Hama kebun

Kutu daun, tungau, laba-laba, dan hama kebun lainnya dapat merusak taman.
Tentu saja, ada banyak pestisida yang didapat di toko, tetapi penggunaannya dapat membuat buah dan sayuran menjadi berbahaya untuk dimakan.
  • Campur 1/2 cangkir cabai dengan 1/2 cangkir bawang putih atau bawang merah, dan aduk hingga berubah menjadi pasta.
  • Campurkan pasta dengan 500 ml air hangat.
  • Biarkan selama 24 jam di tempat yang hangat, saring dan semprotkan tanaman.

4. Laba-laba

Laba-laba bisa kamu temukan di mana saja.
Nah, bahan alami ini tidak akan membunuh laba-laba, tetapi akan membuat mereka menjauh karena laba-laba tidak suka bau yang kuat.
  • Tambahkan 5-10 tetes minyak peppermint ke dalam campuran 200 ml air
  • 1/4 sendok teh deterjen cair, kocok sampai merata
  • Semprotkan area yang terkena sekali seminggu sampai semua laba-laba lari.
  • Minyak peppermint dapat digantikan dengan eucalyptus, citronella, lavender atau minyak pohon teh.

5. Semut

Semut sangat mengganggu dan tiba-tiba muncul entah dari mana.
Seringkali menyelinap ke tempat makan atau bumbu-bumbu di dapur.
Jika semut muncul, coba basmi dengan serbuk kayu manis.
Rupanya, semut benar-benar benci bau kayu manis.
Taruh bubuk kayu manis di area di semut sering muncul.
Untuk hasil yang lebih efektif, tambahkan beberapa minyak esensial ke bubuk kayu manis.
Selain semut hilang, rumahmu akan lebih wangi dengan aroma kayu manis.

6. Tungau debu

Tungau debu berukuran sangat kecil, meski kelihatannya tidak tampak belum tentu mereka tak ada.
Tempat yang paling sering banyak tungau ini adalah tempat tidur.
Meskipun tungau debu tidak menggigit, banyak ahli percaya, tungau dapat menyebabkan reaksi alergi dan iritasi kulit.
Cobalah cara di bawah ini untuk membasmi tungau.
  • 6 sdt minyak kayu putih
  • 1,5 sdt deterjen pencuci cair
  • Campurkan dalam 1 ember air
  • Rendam barang yang akan dicuci
  • Kemudian cuci seperti biasa
  • Untuk barang yang tidak bisa dicuci, cukup semprot dan bersihkan dengan kain bersih.
Jika kamu tidak suka bau minyak kayu putih, kamu bisa menggantinya dengan minyak pohon teh, yang sama efektifnya.

Mengatasi Serangga Yang Mengganggu Di Kebun / Pekarangan


Anda suka berkebun. Mempunyai hobi memelihara bunga dan tanaman? Memelihara tanaman memang merupakan hal yang menyenangkan. Apalagi dengan berbagai jenis dan bentuknya yang membuat pekarangan serta rumah Anda semakin indah dan enak dipandang mata.


Namun sering ada satu hal yang selalu mengganggu keindahan tanaman Anda ini. Ya, hama! Sebenarnya apa sih hama itu?

Jadi hama adalah hewan atau tumbuhan yang merugikan manusia termasuk untuk urusan tanaman, ternak, dan kehutanan. Selain itu istilah ini juga digunakan untuk organisme yang menyebabkan gangguan dan kerusakan di rumah.

Hama juga bisa diidentifikasikan sebagai penyakit atau epidemi yang mematikan, khususnya wabah. Dalam arti luasnya, hama adalah perusak dalam banyak industri kemanusiaan. Hama juga seringkali merusak tanaman Anda dan menghancurkannya.

Bentuk dan ukuran hama sangat kecil. Dengan bentuknya yang tidak terlihat, hama dapat dengan mudahnya menggerogoti tanaman Anda. Akibatnya tanaman menjadi tidak subur bahkan mati. Tak ingin hal ini berlangsung terus menerus dan menghilangkan semua tanaman yang ada dirumah Anda kan?

Maka dari itu langsung saja baca uraian Catatan Adi tentang bagaimana cara membasmi hama dengan bahan natural nan alami yang banyak tersedia di rumah Anda. Dijamin perusak ini akan langsung hilang dan tak akan kembali lagi!

1. Semprot Dengan Cairang Bawang Putih

Pertama kita gunakan bawang putih yang memang sudah sangat terkenal dalam membasmi hama. Bawang putih terkenal karena aromanya yang menyengat, yang lezat bagi sebagian orang dan aroma kuat inilah yang berperan ketika digunakan sebagai insektisida alami.
Bahan-bahan dapur umum ini dapat digunakan untuk mengusir atau bahkan melumpuhkan, serangan hama di kebun. 
Perhatikan tutorial berikut untuk membuat semprotan bawang putih.
Ambil 2 umbi bawang putih utuh (bukan hanya 2 siung) dan haluskan dalam blender atau food processor dengan sedikit air.
Biarkan campuran itu dalam semalam, lalu saring ke dalam stoples liter, tambahkan 1/2 cangkir minyak sayur (opsional), 1 sendok teh sabun cair ringan, dan cukup air untuk mengisi stoples. 
Jika Anda ingin menggunakan insektisida buatan rumah ini, gunakan 1 cangkir campuran bahan tadi dengan 1 liter air dan semprotkan dengan bebas pada tanaman yang terinfeksi hama.

2. Tanah Diatom Sebagai Pestisida Alami

Zat alami ini dengan nama yang agak berat terbuat dari batuan sedimen yang dibuat oleh fosil ganggang (diatom), dan yang merupakan sumber daya yang cukup melimpah (bumi diatom dikatakan mencapai 26% dari kerak bumi menurut beratnya).
Tanah diatom memiliki sejumlah kegunaan di dalam dan sekitar rumah, dan bertindak sebagai insektisida alami hanyalah salah satunya. Bahan ini bekerja bukan dengan meracuni atau membekap serangga, tetapi karena sifatnya yang abrasif dan afinitasinya untuk menyerap lipid (zat berlilin) ​​dari exoskeleton serangga, yang kemudian menyebabkan mereka dehidrasi hingga mati. 
Untuk mengaplikasikannya, cukup bersihkan tanah di sekitar tanaman Anda, atau bahkan taburkan pada dedaunan, di mana ia akan membantu mengendalikan siput serta serangga merangkak lainnya. Karena sifatnya yang kering, agar menjadi pestisida alami yang efektif, tanah diatom perlu diterapkan kembali setelah setiap hujan.

3. Semprotan Insektisida Dari Lada dan Cabai 

Mirip dengan semprotan bawang putih, semprotan cabai adalah obat nyamuk alami buatan sendiri yang hebat yang dapat digunakan untuk berbagai hama berbeda. Semprotan ini dapat dibuat dari cabai segar atau bubuk lada.
Untuk membuat semprotan cabai dan bubuk lada, campur 1 sendok makan bubuk cabai dengan 1 liter air dan beberapa tetes sabun cair ringan. Campuran ini dapat digunakan pada daun tanaman yang terkena hama. Untuk membuat cabai semprot dari cabai segar, haluskan atau haluskan 1/2 cangkir paprika dengan 1 cangkir air, lalu tambahkan 1 liter air dan didihkan.
Diamkan hingga dingin, lalu saring bahan cabai, tambahkan beberapa tetes sabun cair ke dalamnya dan semprotkan sesuai keinginan. (Perhatian: Cabai pedas bisa berbahaya bagi manusia, jadi pastikan untuk mengenakan sarung tangan saat memegangnya, dan jauhkan semprotan yang membuatnya jauh dari mata, hidung, dan mulut.)

4. Daun Tomat Sebagai Insektisida Alami

Tanaman tomat mengandung alkaloid, yang secara tepat dapat mengendalikan kutu daun dan serangga lainnya. Untuk membuat semprotan daun tomat untuk insektisida alami, potong 2 cangkir daun tomat segar (yang dapat diambil dari bagian bawah tanaman) menjadi 1 liter air, dan biarkan bekerja semalaman. Saring bahan tanaman dan semprotkan ke dedaunan tanaman.

5. Citrus Sebagai Pembasmi Hama

Minyak esensial lemon dan jeruk adalah pencegah hama yang hebat. Buat semprotan pencegah hama alami dengan menggabungkan 5 tetes minyak esensial, 5 tetes sabun, dan 1 liter air. Tempatkan lemon atau kulit jeruk di lemari, di rak buku, dan tempat-tempat lain di mana hama suka mengintai. Kulit lemon juga dianggap efektif untuk mengusir ngengat di lemari.

6. Minyak Esensial Peppermint

Minyak atsiri dan daun mint kering akan membantu melawan sebagian besar hama rumah tangga, terutama semut. Campurkan 10-15 tetes minyak esensial peppermint dengan 1 gelas air dalam botol semprot. Kocok dan semprotkan di celah atau di mana pun semut terlihat.
Ini bekerja lebih baik jika Anda menambahkan beberapa tetes sabun cuci piring ke botol. Mint juga dapat membantu mengusir lalat.

7. Insektisida dari Minyak

Insektisida buatan sendiri yang terbuat dari minyak nabati yang dicampur dengan sabun ringan (seperti sabun pencuci piring) dapat berdampak buruk pada hama tertentu, seperti kutu daun, tungau, ulat bulu, dll.
Untuk membuat semprotan insektisida dari minyak, campur 1 cangkir minyak sayur dengan 1 sendok makan sabun (tutup dan kocok sampai tercampur), dan ketika siap digunakan, tambahkan 2 sendok teh campuran semprotan minyak tadi dengan 1 liter air, kocok merata, dan semprotkan langsung pada permukaan tanaman yang sedang dipengaruhi oleh hama.
Minyak dapat melapisi tubuh serangga yang secara efektif membunuh mereka, karena menghalangi pori-pori pernafasan yang biasa digunakan untuk menghirup udara.

8. Semprotan Sabun Anti Hama

Pestisida buatan sendiri yang sangat mirip dengan semprotan minyak adalah semprotan sabun, yang juga efektif untuk mengendalikan tungau, kutu daun, lalat, kumbang, dan serangga kecil lapar lainnya.
Untuk membuat insektisida semprotan sabun, campurkan 1 1/2 sendok teh sabun cair ringan dengan 1 liter air, dan semprotkan campuran tersebut langsung pada permukaan tanaman yang terinfeksi.
Insektisida semprotan sabun bekerja dengan cara yang mirip dengan pestisida semprotan minyak, dan dapat diterapkan seperlunya (tidak dianjurkan untuk menerapkan bahan ini pada bagian yang terik di siang hari yang panas, melainkan di gunakan malam hari atau pagi hari).

9. Insektisida Minyak Mimba

Minyak yang diekstrak dari biji pohon Mimba adalah insektisida alami yang kuat, mampu mengganggu siklus hidup serangga di semua tahap (dewasa, larva, dan telur), menjadikannya sumber daya pembersih hama yang hebat bagi tukang kebun organik.
Minyak Mimba bertindak sebagai pengganggu hormon dan sebagai "antifeedant" untuk serangga yang memakan daun dan bagian tanaman lainnya.
Minyak Mimba dapat terbiodegradasi dan tidak beracun bagi hewan peliharaan, burung, ikan, dan margasatwa lainnya, dan efektif terhadap berbagai hama serangga taman, serta menjadi fungisida alami yang dapat memerangi jamur bubuk dan infeksi jamur lainnya pada tanaman.
Ini dapat ditemukan di banyak toko taman atau pasar makanan alami. Untuk menggunakan minyak nimba sebagai insektisida, baik ikuti instruksi pada botol, atau mulai dengan campuran dasar 2 sendok teh nimba minyak dan 1 sendok teh sabun cair ringan dikocok secara menyeluruh dengan 1 liter air, dan kemudian disemprotkan pada tanaman yang terkena hama.
Minyak mimba juga dapat digunakan sebagai pencegahan dengan menyemprotkan daun tanaman yang sering dirusak oleh hama, sebelum mereka benar-benar terinfestasi. 

Itulah artikel tentang tutorial untuk mengatasi permasalahan serangga. Semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda. Baca juga artikel berkualitas lainnya dari Catatan Adi. 


0 Response to "Cara Termudah Dan Terlengkap Mengatasi Masalah Serangga"

Post a Comment

Komentar Anda akan muncul setelah kami review.

Baca Juga

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel