Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Alur Film The Chase 2017, Siapa Pelaku Sebenarnya?

Alur film kriminal Korea The Chase (2017). Banyak orang yang menggandrungi genre thriller dan misteri. Ini karena selain harus menebak pembunuhnya juga menikmati kemisteriusan plot yang ada.

Film Korea The Chase adalah satu dari sekian banyak film menarik yang layak untuk dijadikan tontonan favorit para pecinta kisah pembunuhan. 

Mengapa? Karena alur The Chase sangat tidak biasa, meski untuk menebak pelaku sebenarnya tidak sesulit misal jika dibandingkan dengan The Vanished.

Review Film The Chase 2017

Film The Chase 2017
Film The Chase 2017

Perlu diketahui bahwa tulisan ini mengandung full spoiler. Lanjutkan jika Anda sudah mengerti apa artinya.

Jadi cerita berkutat seputar Tuan Shim, seorang lansia pemilik apartemen. Banyak orang menyewa padanya. Ia sebenarnya baik, namun omongannya kasar serta cenderung tempramental, sehingga banyak yang tidak menyukainya.

Di kota Tuan Shim, sedang ada dua kasus tewasnya lansia yang diduga karena tergelincir serta usia. Namun seseorang bernama Tuan Choi tidak percaya.

Ternyata Tuan Choi yang juga salah satu penyewa di apartemen Tuan Shim adalah seorang mantan polisi.

Suatu kali Tuan Shim datang untuk menagih sewa. Pada saat itu selain Tuan Choi, juga ada dua orang wanita dari dinas sosial.

Tuan Choi berkata ia tidak mampu membayar. Kedua wanita itu tidak suka pada Tuan Shim karena terlihat egois dan tak berperasaan.

Malamnya Tuan Shim kembali ke Tuan Choi. Mereka mengobrol. Tuan Choi berkata bahwa kasus kematian dua lansia itu bukan hal yang wajar melainkan perbuatan seorang pembunuh, persis seperti apa yang pernah terjadi 30 tahun yang lalu. Mantan polisi itu lalu berkata, selain para lansia, nanti akan ada target lainnya, yaitu para gadis.

Setelah mengatakan itu, Tuan Shim pulang. Ternyata malamnya Tuan Choi dibunuh, tapi dibuat seolah bunuh diri. Kota gempar. Orang-orang menyalahkan Tuan Shim. Padahal bukan dia pelakunya.

Lalu ketika menyelidiki rumah Tuan Choi, Tuan Shim bertemu dengan Tuan Park, seorang mantan polisi teman Tuan Choi.

Kemudian Ji Eun, seorang gadis muda yang menyewa apartemen Tuan Shim menghilang. Di kamarnya, ada mayat temannya yang sudah dimutilasi. Tuan park curiga kenapa pembunuhnya tidak membersihkan tempat kejadian perkara dan seolah ingin memamerkan korbannya.

Tuan Park juga berpendapat bahwa ini kasus pembunuhan sekaligus penculikan. Berarti Ji Eun masih hidup. Berdua, mereka berkeliling kota melakukan penyelidikan.

Hingga akhirnya mereka bertemu seorang wanita penjaga toko makanan langganan Tuan Shim. Ternyata 30 tahun lalu, wanita itu nyaris jadi korban. Ia satu-satunya yang selamat. Namun sekarang ia trauma dan tidak bisa memberi keterangan apapun.

Lalu mereka bertemu Sang Dokter dan istrinya. Tuan Park langsung memiliki firasat bahwa Dokter itu yang menjadi pelaku utama.

Park meminta Shim untuk masuk menyelidiki rumahnya. Ternyata di rumahnya ada ruang rahasia. Ia ketahuan oleh Sang Dokter, tetapi datang Park menyelamatkan.

Setelah dibuka, ruangan itu ternyata sebagai tempat menyimpan tanaman opium yang katanya digunakan untuk mengobati istrinya yang lumpuh syaraf. Di sinilah terkuak bahwa Park adalah pasien alzheimer dan Shim meminta maaf karena sudah mengganggu Sang Dokter.

Shim masih penasaran siapa penculik sebenarnya. Akhirnya ia menemukan petunjuk. Ia pergi ke salah satu lansia yang sudah tidak pernah terlihat. Ternyata lansia itu meninggal seolah-olah gantung diri.

Tapi Shim menemukan anjing si lansia yang sekarat. Ia menggigit sebuah kain yang ternyata adalah kanton celana. Di kantong itu ada kunci.

Shim ingat beberapa hari yang lalu ada yang butuh jasanya. Shim memang seorang tukang kunci. Sang klien mengaku kuncinya hilang.

Shim lalu ke tempat itu yang ternyata benar di dalamnya ada banyak barang bukti penting, termasuk foto para lansia yang jadi korban.

Shim kemudian dikagetkan dengan seorang polisi yang datang. Ia ingin menangkap Shim tetapi kemudian dia sadar bahwa pelakunya adalah seorang penjaga stasiun. Mereka berdua pergi ke stasiun tapi pelaku berhasil kabur. Namun tiba-tiba ada sebuah mobil hitam menabrak pelaku. Ia sekarat.

Besoknya polisi mengumumkan pelaku pembunuhan berantai yang ternyata adalah seorang penjaga stasiun. Motifnya, pelaku kesal pada para lansia dan menganggap mereka adalah beban masyarakat.

Shim tahu, bukan ia yang menculik Ji Eun. Akhirnya setelah bertanya pada sang wanita penjaga toko dan juga Park, ia sadar bahwa mungkin Sang Dokter adalah pelakunya.

Saat ke rumah dokter, barulah Shim yakin dia pelakunya. Shim dipukul dan dibawa ke tempat dimana Ji Eun disekap.

Untung sebelum Ji Eun celaka, muncul Park. Mereka terlibat perkelahian. Namun pada akhirnya Park dan Shim mampu mengalahkan si Dokter, penculik Ji Eun sekaligus pelaku sebenarnya dari kejadian 30 tahun yang lalu.

Nilai Moral

Jangan pernah meremehkan orang lain karena penampilan fisik mereka. Sang Dokter yang ternyata adalah seorang serial killer terlihat sebagai orang tua yang lemah. Nyatanya dialah pelaku dibalik semua ini.

Selain itu mari hormati para lansia. Mereka bukanlah beban. Justru merekalah yang membangun kehidupan di masa muda mereka. 

Itulah pesan moral dan alur cerita review film The Chase 2017. Baca juga alur film psikopat Korea lainnya berjudul The Monster

Adi
Adi Saya adalah seorang bloger yang sudah mulai mengelola blog sejak 2010. Sebagai seorang rider, saya tertarik dengan dunia otomotif, selain juga keuangan, investasi dan start-up. Selain itu saya juga pernah menulis untuk media, khususnya topik lifestyle, esai lepas, current issue dan lainnya. Blog ini terbuka untuk content placement, sewa banner atau kerja sama lain yang saling menguntungkan.

2 komentar untuk "Alur Film The Chase 2017, Siapa Pelaku Sebenarnya?"

  1. uda nonton dong....malah aku uda nulis sinopsisnya di blog mas hahahhahaha...

    pelakunya pak dokter tua yang istrinya lumpuh pake kursi roda...doi ternyata nanam dan mengkulturjaringankan tanaman untuk obat obatan terlarang di rumahnya dan dia juga yang nyulik gadis apartemen yang sewa di tempat pak tua shim...paling epik pas pak tua n polisinya nemu kepala dalam kulkas...dia yang ngebunuh para manula di distrik itu...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yup, bener banget. Ini memang film lama tapi bagus banget. Dulu saya nonton di warnet, ahahahaha. Eh saya buat postingan yang ada blognya Mbak Mbul Nita loh. Baca ya, kalau berkenan. https://www.catatanadi.com/2022/08/blog-personal-itu-masih-ada.html

      Hapus