Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

10 Fakta Menarik tentang Battle of Berlin

Battle of Berlin adalah pertempuran terakhir pada perang dunia ke 2 di Eropa. Peperangan ini diakhiri dengan meninggalnya pimpinan Adolf Hitler sebagai Pemimpin Jerman dengan cara bunuh diri.

Tetapi apakah kalian tahu jika ada beberapa fakta menarik di balik Battle of Berlin tersebut?


Dikutip dari RBTH, Berikut akan kami berikan beberapa fakta dari Battle of Berlin yang mungkin belum kalian tahu.


Sejarah Battle of Berlin
Pertempuran Berlin

Serangan Uni Soviet ke Berlin Sempat Ditunda


Tahukah kalian jika setelah terjadinya serangan Vistula–Oder, Pasukan Soviet berada hanya 60 - 70 Kilometer dari ibu kota Jerman. Serangan Pasukan Front 1 Belarus yang menentukan bagi kota Berlin yang berada di bawah komando Marsekal Georgy Zhukov pun sudah siap untuk dilancarkan.


Akan tetapi rencana itu tertunda karena adanya serangan pasukan Jerman kepada Pasukan Front 1 Ukraina dan Pasukan Front 2 Belarus. Serangan tersebut dilakukan oleh tentara Jerman yang putus asa yang baru saja dipindah dari Courland ke Pomerania.


Inilah penyebab operasi Battle of Berlin ditunda hingga musim semi saat itu dan Zhukov sendiri diberikan perintah untuk membantu front tetangga


Persaingan Zhukov dan Konev


Kedua pasukan antara Georgy Zhukov dan Ivan Konev direstui oleh Stalin untuk berkompetisi menyerang kota berlin. Karena akibat dari saling berkompetisi inilah yang sempat menyebabkan kekacauan di garis belakang dari pasukan Zhukov.


Namun akhirnya semua itu bisa teratasi setelah muncul kesepakatan pembagian tugas : Front Belarus Ke-1 bertugas menaklukkan pusat kota Berlin, sedangkan Front Ukraina Ke-1 bertugas memberi bantuan serangan.


Tentara Merah dan Tentara Polandia


Tentara Merah sendiri dibantu oleh 200 ribu tentara tentara Polandia yang dimana mencapai sekitar 10% dari keseluruhan pasukan yang menyerang kota Berlin.


Pasukan Polandia tersebut berada di bawah komando dari Pemerintahan Provisional Komunis Republik Polandia dan membawa panji-panji serta identitas nasional mereka sendiri, meski pada akhirnya mereka berkolaborasi dengan Tentara Merah dalam menaklukkan Berlin.


Berlin Dipertahankan Pejuang Non-Jerman


Setelah Italia menyerah, Jerman sendiri hanya dibantu oleh para milisi. Ada ribuan orang asing (non-Jerman). Beberapa yang masih berdiri membantu jerman saat itu antara lain seperti batalion dari Divisi Latvia SS, orang - orang yang berasal dari Denmark, Swedia, Norwegia, dan Belanda dari Divisi Relawan Panzergrenadier Nordland SS, serta banyak orang Prancis dari Divisi Grenadier Waffen Ke-33 Charlemagne SS.


Howitzer B-4 203 mm


Senjata howitzer B-4 203 mm milik Uni Soviet ini saking kuatnya hingga dijuluki dengan “Stalin's Sledgehammer” dan mampu meruntuhkan bangunan benteng musuh kurang dari satu jam.


Namun saat Battle of Berlin tersebut, howitzer B-4 203 mm kesulitan dalam menghancurkan sebuah menara yang disebut ‘Zoo flak tower’ yang terletak di dekat Kebun Binatang Berlin. Bangunan ini meski ditembak berkali-kali tetap kokoh berdiri, dan hanya satu sudut saja yg porak poranda.


Gedung Reichstag


Gedung Reichstag ini gagal direbut oleh Tentara Merah pada tanggal 29 April. Mereka baru berhasil merebut Gedung Reichstag tanggal 30 April 1945 di malam hari.


Peran AS dalam Battle of Berlin


Keikutsertaan Amerika Serikat dalam Battle of Berlin adalah dalam bentuk tank menengah M4A2 Sherman yang diberikan kepada Uni Soviet di bawah Kebijakan Lend-Lease saat itu.


Peran Angkatan Laut


Walau kota Berlin itu sendiri jauh dari Lautan Baltik, Angkatan Laut Soviet menggunakan perahu-perahu kecil Flotilla Dnieper melintasi Sungai Spree dengan mengangkut 16 ribu tentara dan ratusan unit artileri menuju medan peperangan.


Untuk Ketiga Kalinya


Keberhasilan Uni Soviet menghancurkan Jerman Nazi ditandai dengan episode pamungkas, yakni direbutnya Berlin.


Sebenarnya Rusia bukan pertama kali melakukan hal ini. Pada Perang 7 Tahun dan Perang 6 Aliansi, Moskow juga berhasil mencapai Berlin dan menghancurkannya.


Tentara Nazi di Wilayah Uni Soviet


Inilah puncak dari fakta menarik seputar Perang Berlin. Ketika Soviet menyerang ibukota Jerman Nazi tersebut, sebenarnya masih banyak pasukan Third Reich yang berada di wilayah Rusia.


Pada akhirnya 250 ribu Tentara Nazi berhasil dikepung di daerah yang disebut Kantong Kurland di Latvia barat dan menyerah pada tanggal 10 Mei. akan tetapi masih ada beberapa warga setempat yang menolak untuk meletakkan senjatanya dan mulai perang gerilya di hutan - hutan sekitar.


Demikianlah beberapa fakta menarik seputar Battle of Berlin yang mungkin belum kalian ketahui. Baca terus artikel seputar Perang Dunia 2 lainnya hanya di Catatan Adi.


Catatan Adi
Catatan Adi Seorang penulis freelance dan pengamat fenomena sosial.

Posting Komentar untuk "10 Fakta Menarik tentang Battle of Berlin"

Artikel Pilihan Hari Ini

Artikel Teknologi

Recent Posts Label

Artikel Bisnis dan Peluang Usaha

Recent Posts Label

Kumpulan Cerpen

Recent Posts Label

Artikel Pendidikan

Recent Posts Label