Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Efektivitas ODOP Sebagai Cara Mengembangkan Blog

 Sebenarnya ini bukan hal yang baru, namun selalu punya magnet untuk dicoba. ODOP alias One Day One Post. Bikin satu postingan tiap hari memang terdengar keren dan cukup SEO. Namun, bisakah hal tersebut dilakukan? Seberapa efektifkah ODOP untuk menjaring visitor bagi blog?

ODOP Bukan Garansi Trafik

Trafik blog adalah segalanya, khususnya bagi mereka penganut aliran blog for money. Dengan trafik, maka blog punya bargaining position yang bagus di mata pengiklan. Juga bisa berpotensi mendulang banyak uang dari metode CPM maupun CPC alias AdSense. Mau sewa banner dan content placement juga bisa. Intinya trafik adalah idaman.

Nah, ada yang menganggap salah satu cara mendapatkan trafik tinggi adalah dengan melakukan ODOP. Apakah itu benar? Tentu saja tapi tidak mutlak. ODOP merupakan metode, bahkan bisa dibilang hanya salah satu metode dan tahapan saja. Jangan sampai ada pikiran setelah melakukan ODOP selama 6 bulan trafik pasti naik. Tidak. Sama seperti semua metode, ODOP juga berpotensi tidak berhasil alias gagal.

Catatan Adi sudah pernah bikin artikel mengenai cara menaikkan trafik. Bukan main-main, karena pengalaman yang cukup pahit dalam upaya menaikkan trafik (baik organik maupun direct), kami bikin dua artikel. Bisa di baca di sini : 

Ada banyak faktor yang mempengaruhi suatu artikel atau blog secara keseluruhan mendapatkan trafik yang besar secara konsisten dalam kurun waktu tertentu. Bisa jadi karena ODOP bisa juga tidak. 

Meski demikian, memang harus diakui banyak blogger profesional yang menyarankan untuk sering memposting artikel agar blog kaya akan konten.

Mungkin sekali Catatan Adi juga pernah menyarankan agar melakukan ODOP atau menulis artikel dan mem-publish-nya tiap hari terus menerus. 

Namun harus diingat, seiring berjalannya waktu algoritma Google juga berubah-ubah. Kini Google lebih menekankan pada kenyamanan pembaca atau visitor. Selain algoritma Google, pemikiran dari kami juga pasti mengalami perubahan. Itulah mengapa satu-satunya jalan agar mencapai kesuksesan adalah terus belajar. Harus ada update ilmu. Bisa jadi suatu tips yang bermanfaat dua tahun lalu, sudah tidak berguna lagi saat ini. 

Menulis satu artikel setiap hari
Menulis satu artikel setiap hari


Manfaat ODOP

Meski demikian, harus diakui ada potensi keuntungan yang bisa didapatkan oleh blog atau narablog ketika melakukan ODOP. Makin konsisten, potensi keuntungan juga makin besar. Inilah yang membuat ODOP masih terus populer dan diminati, walau tidak semua peminat sukses melakukannya.

Dari penelusuran Catatan Adi, khususnya terhadap artikel blog milik almarhum Mas Shikamaru, beberapa manfaat yang bisa didapatkan oleh para pelaku ODOP memang cukup menggiurkan. Beberapa diantaranya bisa dibaca di bawah ini. 

Blog Kaya Konten

Inilah manfaat yang pasti Anda dapatkan ketika melakukan ODOP, yakni blog akan kaya konten. Bayangkan Anda rutin melakukan ODOP secara konsisten dalam waktu 4 tahun saja, maka Anda akan memiliki 365 x 4 = 1460 postingan. Tentu hal yang luar biasa, bukan?

Penyebaran Kata Kunci

Selain kaya konten, yang pasti blog Anda akan memiliki persebaran kata kunci yang merata dan variatif, dengan catatan Anda paham apa itu kata kunci dan memang punya strategi untuk mencakup atau menjangkau kata kunci yang luas. 

Menjaga Konsistensi Blog

Catatan Adi sudah membuktikan bahwa blog yang tidak diisi artikel dalam kurun waktu yang cukup lama akan kalah bersaing dan bahkan hilang dari peredaran (baca SERP). Ini tentu hal yang mengerikan dan harus dijauhi.

Untuk mencegah hal itu, maka ODOP adalah cara yang ampuh dan sangat efektif. Blog akan terlihat terus hidup di mata Google. Terlebih rasanya mesin pencari suka akan konten yang segar. 

Meningkatkan Kemampuan Menulis

ODOP atau menulis rutin juga berpotensi meningkatkan kemampuan menulis, asalkan dibarengi dengan rajin membaca dan melakukan eksperimen. 

Hanya menulis tanpa meningkatkan skill atau keterampilan menulis dengan membaca banyak referensi rasa-rasanya tidak akan membantu memperbaiki kemampuan menulis siapapun. 

Menjaga Loyalitas Pembaca Blog

Sebagian orang suka blog karena dirasa menjadi solusi bagi permasalahan mereka. Sayang sekali jika orang-orang ini mengunjungi blog Anda, tetapi tidak ada konten yang baru. Tentu mereka lambat laun akan melupakan blog Anda. 

Efektifitas ODOP Bagi Blogger

Mitos Seputar ODOP

Di awal pembahasan, kita sudah mengulas mengenai persepsi yang salah seputar ODOP. Di bagian ini kita akan bahas lebih dalam seputar mitos tentang ODOP.

Sebagai metode, ODOP tidak menggaransi blog Anda akan banjir visitor. Ini seperti beli buku diet atau panduan hidup sehat dan membacanya namun tidak melakukan apapun yang disarankan di sana. Sama, ODOP juga mirip seperti itu dalam takaran tertentu.

Selain tidak menggaransi peningkatan trafik secara mutlak, ODOP juga tidak secara absolut menaikkan ranking Alexa, domain authority / page authority ataupun domain rank dan page rank. Justru jika fokus pada ODOP, bisa-bisa seorang blogger tidak punya waktu dan tenaga untuk mempromosikan kontennya, baik melalui media sosial, blogwalking ataupun menjadi guest writer

Apakah ODOP Masih Layak Dilakukan?

Kenapa tidak? Dengan banyaknya benefit yang bisa diraih, maka seorang blogger sebaiknya melakukan ODOP apabila memang memiliki kapabilitas dan kompetensi yang memadai. Namun jangan memaksakan, terlebih Anda bukanlah full time blogger dan masih memiliki pekerjaan utama lain yang lebih penting.

ODOP Ala Catatan Adi

Meski jauh dari kata senior dan jelas bukan suhu dalam dunia blogging Indonesia, Catatan Adi punya persepsi tentang ODOP yang mungkin berguna bagi para pembaca. Apabila ada yang dirasa baik, silahkan ambil, tinggalkan jika dirasa tidak tepat. 

  • Menjadi blogger profesional. Cobalah untuk menghasilkan uang dari blog. Indikator blogger profesional adalah mendapatkan hasil berupa materi/uang dari blog. Selain itu, bagi blogger profesional, menulis adalah sebuah pekerjaan sehingga tidak lagi memandang kegiatan posting konten sebagai hal yang sambil lalu melainkan sebuah kewajiban. 
  • Naik level. Kenapa hanya satu pos saja? Cobalah untuk naik level, misal membuat 3 artikel setiap hari secara rutin. 
  • Kualitas di atas kuantitas. Memiliki sedikit artikel berkualitas akan jauh lebih baik daripada punya ribuan artikel namun kualitasnya rendah. Artikel berkualitas akan bermanfaat untuk pembaca. Orang akan datang terus untuk membacanya dan mungkin juga akan membagikannya. Tentu ini adalah hal yang baik untuk Anda sebagai blogger.  
  • Terus belajar. Bukan melulu membaca artikel SEO dan posting terus, namun juga harus terus belajar dan praktik. Temukan sendiri gaya menulis, inovasi dan metode lain yang bisa efektif dalam meningkatkan kualitas blog. 

Ada beberapa artkel dari Catatan Adi yang mungkin akan membantu Anda yang tertarik melakukan posting satu konten per hari. Cobalah hinggap di postingan berikut : 

_____

Itulah pendapat dari Catatan Adi mengenai one day one post alias metode mengunggah konten setiap hari minimal satu secara kontinyu. Memang sulit namun tetap layak dicoba. Untuk membantu Anda, coba baca rubrik panduan blogging kami lainnya yang mungkin saja bisa membantu Anda sebagai seorang blogger. 

Catatan Adi
Catatan Adi Seorang penulis freelance dan pengamat fenomena sosial.

2 komentar untuk "Efektivitas ODOP Sebagai Cara Mengembangkan Blog "

  1. pengen bisa ODOP tapi nggak yakin, karena balik kantor malam, kadang buka blog udah cukup buat BW dan meskipun udah di depan laptop kadang mau mulai nulis jadi malas.
    pernah cobain ODOP dan bertahan semingguan aja :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Memang ODOP punya tantangan tersendiri. Catatan Adi mulai ODOP dengan program 2 bulan dan memanfaatkan fitur schedulling. Mungkin bisa dicoba. Jadi menulis lebih rajin dan tidak menetapkan target yang terlalu panjang.

      Hapus

Artikel Bisnis dan Peluang Usaha

Recent Posts Label

Artikel Teknologi

Recent Posts Label

Artikel Pendidikan

Recent Posts Label

Kumpulan Cerpen

Recent Posts Label

Artikel Pilihan Hari Ini