Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Athanasius Uskup Aleksandria

Athanasius adalah salah satu tokoh terbesar Kristen yang cukup mencolok dan terkenal sepak terjangnya.

Bersama dengan orang-orang yang sepaham, dia berjuang keras melawan ajaran Arianisme yang dianggapnya bidat dan melenceng dari Kitab Suci.


Athansius dari Aleksandria


Santo Athanasius Agung 

Menurut sejarahwan Cornelius Clifford, Athanasius lahir di dekat Sungai Nil sekitar tahun 298 Masehi. Ia berasal dari keluarga Yunani Mesir yang kaya raya, meski mungkin sekali bukanlah termasuk golongan bangsawan.

Athanasius menunjukkan kecerdasannya sedari awal. Ia fasih berbahasa Yunani dan Koptik serta sangat ahli dalam berkhotbah maupun menulis.

Oleh aliran Kristen Katolik dan Ortodoks, dirinya sangat dihormati. Ia juga merupakan salah satu Santo, yakni biasa disebut Santo Athanasius.

Melawan Arianisme

Arianisme adalah ajaran dalam agama Kristen yang diciptakan oleh Arius, seorang rohaniawan berpangkat penatua.

Arianisme berpandangan bahwa Kristen bukanlah Tuhan, atau tidak bisa disetarakan dengan Tuhan ALLAH atau Tuhan Bapa.

Ia mengemukakan banyak dalil dimana seiring berjalannya waktu, hal ini berkembang menjadi begitu kompleks. Suatu masa setelah Konstantinus I melegalkan agama Kristen, ternyata paham Arianisme begitu kental terasa, baik di Eropa, Asia Kecil maupun Afrika Utara.

Ada yang berpendapat bahwa Arianisme menyerap ajaran Gnostik Yunani, Mistisme Yahudi dan Kebijaksanaan ajaran-ajaran pagan di Timur Tengah. Namun satu yang pasti, ajaran ini mendapat banyak pendukung sekaligus pembenci. Santo Athanasius adalah satu dari sekian banyak orang yang melawannya mati-matian.

Dekat Dengan Kekerasan

Athanasius dikabarkan dengan dengan kekerasan. Ia punya barisan pendukung yang tak ragu siap adu jotos melawan para pendukung Arianisme. Ini adalah kesalahannya yang pertama.

Kesalahan yang lain, setidaknya menurut Kaisar Konstantinus, Ia tak mau menerima anjuran raja Romawi yang sudah Kristen tersebut agar para pemimpin rohani menghargai perbedaan mazhab yang ada.

Akhirnya Athanasius yang membuat Kaisar jengkel lalu diseret ke persidangan di Tirus. Ia dinyatakan bersalah dan kemudian dibuang ke Treves.

Catatan Adi
Catatan Adi Seorang penulis freelance dan pengamat fenomena sosial.

Posting Komentar untuk "Athanasius Uskup Aleksandria"

Berlangganan via Email