Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

20 Fakta Penting Tentang Agama Kristen, Semua Orang Harus Baca!

Banyak orang masih salah paham mengenai agama Kristen. Untuk itulah melalui artikel ini Catatan Adi ingin memberikan sedikit gambaran yang pas.

Dengan mengerti agama orang lain, diharapkan toleransi dan persatuan semakin bisa terjaga. Terlebih kita tinggal di Indonesia yang memiliki beragam suku, budaya dan kepercayaan. 

Lantas apa saja 20 fakta menarik dari Agama Kristen yang perlu untuk diketahui? Simak ulasan lengkapnya berikut ini. 

1. Kristen Adalah Agama Terbesar Di Dunia

Sejak era Romawi hingga hari ini, Kristen merupakan agama dengan pemeluk terbanyak di dunia. Islam berada di nomor dua disusul oleh Hinduisme. 

Hal ini sesuai dengan hasil penelitian dari Pew Organisation dimana umat Kristen adalah yang terbesar dengan jumlah lebih dari 2,2 milyar. 

Kristen sendiri merupakan agama dengan basis pemeluk kuat ada di Amerika Selatan, Eropa Timur, Amerika Utara, Afrika Barat, Eropa Barat dan Australia / Pasifik.

Meski begitu jumlah pemeluk Kristen menurun drastis di Eropa Barat, dimana di wilayah itu Islam, ateisme dan agnostik tumbuh dengan sangat pesat. Justru di Cina, Korea dan Afrika jumlah orang yang tergabung dengan gereja kristiani bertambah dengan sangat cepat. Padahal di tempat-tempat itu ajaran kekristenan ditindas secara luas biasa. 

2. Kristen Berasal dari Timur Tengah

Jikalau Anda mengira Kristen adalah agama barat/Amerika itu salah besar. Karena faktanya Kekristenan berasal dari Arab, yakni Palestina.

Yesus Kristen sebagai figur sentral dalam ajaran Kristen merupakan seorang Yahudi yang lahir di Betlehem, Israel. Sedang daerah itu berada di wilayah Arab-Siria yang merupakan daerah kekuasaan Romawi.


3. Kristen Terdiri Dari Ribuan Denominasi 

Jika Islam terdiri dari Syiah dan Sunni, maka Kristen jauh lebih kompleks dari itu. Di agama ini terdapat puluhan ribu denominasi dimana satu dan yang lain memiliki kadar kesamaan maupun perbedaan yang variatif.

Namun dari itu semua, terdapat 4 aliran utama dalam Kristen. Katolik Roma adalah mazhab terbesar dan terpenting, disusul gereja-gereja Protestan dan aliran Kristen Ortodoks.

Aliran lain yang juga penting antara lain Mormonisme, Saksi Jehovah, Anglikan, Adventis, dan Mesianik Yudaisme. 

 4. Kristen Berpusat Pada Ajaran Yesus

Kristen adalah agama monoteis, yakni hanya percaya dan menyembah satu Dewa/Tuhan. Namun sangat jauh berbeda dengan Islam dimana Allah tidak pernah turun untuk menemui manusia secara langsung, di dalam kekristenan, Yahwe / Bapa bereinkarnasi dalam wujud manusia yang disebut Yesus Kristus.

Yesus Kristus datang ke dunia dan kemudian mati agar orang yang percaya dan mengikutinya tidak lagi binasa di neraka.

Ajaran dari Yesus dan para rasulnya itulah yang kemudian menjadi fondasi dasar bagi kepercayaan Nasrani. 

Jadi umat Nasrani percaya Yesus adalah Tuhan dan mati untuk menebus dosa mereka. Jemaat Kristen juga mengamalkan kasih seperti yang pernah dilakukan oleh Yesus. 

fakta tentang agama kristen
Agama Kristen


5. Kristen Berakar Dari Yahudi

Alkitab Kristen memuat juga kitab suci agama Yahudi. Ini karena sebenarnya antara Judaisme dan Nasrani memiliki akar yang sama.

Kristen dan Yahudi berbagai banyak nabi yang sama, jauh lebih mirip daripada Islam. Di Kristen, kisah-kisah lama mengenai Israel ada di dalam bagian Perjanjian Lama.

Pada saat perkembangan agama ini, Ibrani adalah bangsa pertama yang memeluk Kristen, kemudian orang Eropa lalu sekarang seluruh dunia. 

6. Kristen Punya Banyak Kesamaan dan Perbedaan dengan Islam

Uniknya Kristen juga punya banyak persamaan dengan Islam. Hal ini wajar karena umat Muslim mengatakan Al-Quran adalah penyempurnaan dari Injil dan Taurat. 

Namun di Quran, tidak ditemukan nama Yahweh/YHWH/Yehova yang adalah nama Tuhan dalam kitab-kitab Yahudi lama. 

Di Quran, Yesus juga tidak disalib, melainkan digantikan oleh orang lain. Hal ini jelas sangat bertentangan dengan apa yang diceritakan keempat Injil : Kitab Markus, Matius, Lukas dan Yohanes.

Sebaliknya, kitab-kitab Injil dan Taurat tidak secara terang-terangan memuat nama Nabi Muhammad. Kisah dari Arab Saudi juga nyaris tidak pernah ada. Justru lebih banyak adalah kisah umat Tuhan, yakni yang disebut Bangsa Israel. 

7. Kristen Boleh Makan Babi 

Tidak seperti Hindu, Yahudi maupun Islam, orang Kristen diperbolehkan makan daging apapun karena di Alkitab tertulis bukan yang dimakan yang membuat haram, melainkan kata-kata pedas yang keluar dari mulut, semisal mengkafirkan, menuduh, memfitnah dan mencelakakan.

Meski begitu ada beberapa sekte Kristen yang tidak memperbolehkan umatnya untuk mengkonsumsi babi maupun anggur. Umat Adven bahkan terkenal dengan gaya hidup mereka yang vegetarian.

8. Kristen Bukan Penganut Sex Bebas

Banyak orang masih mengira bahwa agama Kristen menganut ajaran sex tanpa aturan. Jelas itu salah besar. Memang pada kenyataannya orang-orang di Eropa dan Amerika menganut ini, tetapi secara filosofi dan fundamental, ajaran Injil tidak pernah mendukungnya bahkan menentangnya.

Natal juga tidak harus dirayakan dengan mabuk-mabukan. Bahkan di beberapa negara seperti Indonesia, Malaysia, ataupun wilayah dengan jumlah Kristen minoritas,  Hari Natal tidak dirayakan besar-besaran. 

9. Salib Bukan Satu-satunya Simbol

Beberapa waktu lalu heboh pernyataan seorang tokoh agama lain mengenai salib. Harus diakui bahwa memang simbol tersebut adalah identik dengan Kristen.

Namun dalam sejarah, banyak sekali simbol lain yang sebenarnya penggunaannya juga penting, seperti ikan, roti, cawan anggur, bintang timur, hingga huruf Yunani Alfa-Omega.

10. Rohaniawan Kristen

Ada banyak sebutan untuk pemimpin agama Kristen. Pada umumnya orang Protestan dan Karismatik akan menyebut mereka pendeta. Sedang orang Katolik menyebutnya Pastur. Namun ada juga nama lainnya, seperti rahib, evangelis, baba, patriak, penatua, dan guru injil.  

11. Aliran Dalam Kristen

Karena saking banyaknya aliran dalam Kristen, maka variasi ajaran di agama ini begitu beragam. Kekayaan unik ini mungkin hanya bisa disaingi oleh Hinduisme.

Bahkan ada aliran Kristen yang tidak mengakui Yesus adalah Tuhan itu sendiri, semisal Saksi Jehovah maupun Mormon. Beberapa aliran lain yang sering disebut bukan Kristen antara lain kaum Later-Day Saints, Toronto Blessing, Arianisme, Mesianik Yudaisme, Tertulianisme, Esseni, dan Gereja Setan. 

12. Natal

Sudah dikenal luas bahwa Natal adalah hari kelahiran Yesus Kristus. Penetapan ini bukan karena mengikuti ritual Dewa Matahari Romawi seperti kesalapahaman orang-orang Non Kristen, melainkan dari perhitungan cermat mengenai kejadian di Alkitab.

Meski begitu ada ajaran Kristen yang tidak merayakan Natal. Cukup aneh bukan? Tidak sama sekali, karena agama ini memang sangat kaya perbedaan.

Gereja yang tidak merayakan Natal antara lain adalah : Adventis, Saksi Jehovah, kaum Mesianik Yudaisme, jemaat Quaker dan United Church of God. 

13. Perang Saudara

Perang antar faksi Kristen di Eropa merupakan sejarah kelam yang sangat menyedihkan. Bukan melulu persoalan agama, namun ada juga unsur ekomomi, keegoisan, dan perjuangan untuk bebas dari pengaruh Paus.

Perang Tiga Puluh Tahun menandai masa-masa suram kekristenan di Eropa namun kemudian lahirlah banyak denominasi gereja baru yang akhirnya menyingkir ke Amerika lalu menjadikan negara itu sebagai basis Kristen terkuat hingga hari ini. 

Perang ini melibatkan kaum Katolik yang berisi Paus, Habsburg, Perancis, Spanyol dan beberapa pangeran Jerman. 

Sedang dipihak Luteran, Kalvinis dan kaum Protestan lainnya mendapat dukungan penuh Swedia, Belanda, Denmark, Swiss, sebagian Jerman, sebagian Inggris dan negara-negara Eropa lainnya.

14. Skisma

Skisma adalah sebutan untuk kejadian dalam sejarah yang menandai terpecahnya gereja Kristen sehingga melahirkan ajaran baru. 

Masing-masing ajaran uniknya mengaku paling dekat dengan gereja mula-mula, yakni yang didirikan oleh Rasul Paulus dan Petrus sendiri.

Ada dua skisma besar. Pertama Skisma Timur-Barat yang memisahkan Katolik Roma di Romawi Barat (berpusat di Italia) dengan Katolik Ortodoks di Romawi Timur (berpusat di Turki). 

Skisma kedua adalah perpecahan antara Katolik Roma dengan gereja-gereja Reformasi yang sering disebut Protestan. 

15. Negara Kristen

Tidak ada negara Kristen karena Injil tidak pernah menyuruh umatnya untuk mendirikan sebuah pemerintahan berdasarkan syariat Kristen. 

Namun ada negara-negara di masa kini yang memiliki corak kekristenan yang kuat. Beberapa diantaranya merupakan kelanjutan dari sejarah masa lalu.

Beberapa negara dengan corak Kristen yang kental antara lain : 

Katolik : Spanyol, Portugis, Italia, Polandia, Mexico, dan hampir semua negara Amerika Latin.

Protestan : Amerika Seriat (Unitarian, Baptis, Evangelist), Inggris (Anglikan), Swedia (Lutheran). 

Ortodoks : Rusia, Serbia, Makedonia, Yunani, Armenia, Ukraina, Belarusia, dan lain-lain.

16. Santo 

Tidak semua aliran Kristen memiliki Santo. Orang suci yang disebut Saints/Santa hanya ada di Anglikan, Katolik dan Ortodoks. Sedang aliran Reformed, Karismatik, serta Baptis tidak memilikinya. 

17. Tanah Suci

Umat Kristen biasa berziarah ke holy land. Berbeda dengan Islam yang menganggap Arab Saudi, orang Kristiani justru menganggap Israel, khususnya Jerusalem sebagai tanah suci.

18. Puasa

Tidak seperti Islam yang mewajibkan pemeluknya untuk berpuasa pada bulan Ramadhan atau bulan-bulan lainnya, umat Kristen tidak punya perintah yang tegas mengenai hal ini.

Biasanya gereja berpuasa 40 hari menjelang Paskah. Namun ada juga yang punya kalender puasa yang panjang. Sedang orang-orang Protestan biasanya tidak berpuasa sama sekali. Mereka hanya akan melakukan laku puasa untuk hal tertentu, seperti menghadapi cobaan, ingin meraih sesuatu, ataupun karena terpengaruh ajaran tradisi lokal. 

19. Kristen dan Penjajahan

Harus diakui kolonialisasi mempengaruhi penyebaran agama Kristen ke benua Amerika dan Asia, namun penjajahan sejatinya tidak ada hubungannya dengan Kristen.

Banyak juga negara yang dahulu merupakan basis Kekristenan kini justru berubah menjadi daerah dengan Islam yang kental, seperti Mesir, Turki, dan Balkan. 

Penjajahan adalah suatu kekejian serta seharusnya tidak boleh menjadikan agama sebagai alasan kecuali dilakukan oleh oknum munafik. 

20. Kristen dan Ateisme 

Banyak gerakan ateisme yang ternyata berhasil mempengaruhi generasi muda umat Kristen. Inilah jawaban mengapa sekarang di Eropa dan Amerika banyak orang yang tadinya berlatar Kristen namun berpindah menjadi ateis. 

Kenapa mereka bisa jadi ateis. Silahkan baca jawabannya di artikel berikut ini. Terima kasih sudah membaca. 
Catatan Adi
Catatan Adi Seorang penulis freelance dan pengamat fenomena sosial.

Posting Komentar untuk "20 Fakta Penting Tentang Agama Kristen, Semua Orang Harus Baca!"

Selebritas

Recent Posts Label

Artikel Bisnis

Recent Posts Label

Artikel Kesehatan

Recent Posts Label

Artikel Misteri

Recent Posts Label

Artikel Sejarah

Recent Posts Label

Seputar Pendidikan

Recent Posts Label

Berlangganan via Email