Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

11 Perbedaan Kristen Protestan dan Katolik

Apa perbedaan antara Kristen Protestan dan Katolik? Mungkin pertanyaan ini bukan hanya ada di benak umat non Kristiani, tetapi bahkan penganut kedua agama itu sendiri.

Di Indonesia, baik Kristen Protestan maupun Katolik dianggap sebagai dua agama yang berdiri sendiri. Namun dari sudut pandang tertentu, banyak yang beropini bahwa keduanya adalah sama dan merupakan bagian dari Kekristenan atau Christianity.

Pandangan bahwa Protestan dan Katolik Roma adalah bagian dari Kekristenan secara utuh sangat wajar mengingat keduanya memiliki banyak kesamaan, termasuk juga berbagi sejarah yang sama.

Meski demikian, setidaknya ada 11 perbedaan Kristen Protestan dan Katolik yang membuat keduanya memang harus 'dipisahkan'. Namun apa saja perbedaan itu?

Perbedaan Kristen Protestan dan Katolik
perbedaan kristen dan katolik

Hirearki

Hiearki gereja adalah faktor utama yang bisa digunakan untuk membedakan antara Katolik dan Protestan, meskipun dalam beberapa sudut pandang, keduanya memiliki sistem hieararki-struktural yang mirip.

Gereja Katolik memiliki pimpinan tertinggi yang disebut Paus dan berada di kota Vatikan. Sedang di Kristen, kepemimpinan berada pada masing-masing dewan atau majelis sesuai denominasinya. 

Selain itu, hierarki Katolik jauh lebih rapi dan ketat. Di Katolik dikenal beberapa istilah, yakni Paus yang berada di Tahta Suci, lalu Uskup yang berkedudukan di masing-masing keuskupan. Keuskupan sendiri terdiri atas paroki yang di dalamnya terdapat jabatan pastor paroki. 

Hal ini sangat jauh berbeda dengan Kristen Protestan yang masing-masing memiliki majelis dan pendeta untuk tiap-tiap gereja. Untuk syarat menjadi pendeta sendiri, di kalangan Kristen, memiliki indikator yang berbeda-beda. 

Maria 

Perbedaan Kristen dan Katolik yang cukup krusial juga terletak pada penghormatan terhadap sosok Maria. Seperti diketahui Maria adalah ibunda dari Tuhan Yesus.

Orang non-Kristen atau bahkan orang Kristen sering menuduh umat Katolik berdoa dan menyembah Bunda Maria. Hal ini tidaklah benar. Orang Katolik tetap menyembah Yesus, namun mereka juga berdoa kepada Tuhan melalui Bunda Maria.

Maria menempati posisi yang 'unik' di dalam ajaran Katolik. Orang Kristen tidak menetapkannya sebagai santa 

Memang penghormatan kepada Maria di gereja Katolik terasa 'lebih tinggi' daripada yang dilakukan oleh umat Protestan pada umumnya. Penghormatan seperti orang Katolik itu juga dilakukan oleh golongan Kristen Ortodoks. 

Santo dan Orang Kudus

Orang Katolik mengakui adanya beberapa orang khusus yang karena iman dan perbuatannya mendapat sebutan Santo atau orang kudus. Mereka ini kemudian ditetapkan oleh gereja untuk mendapatkan penghormatan.

Beberapa santo atau santa yang terkenal di kalangan Katolik antara lain adalah Santa Maria, Santo Yosef, Santo Patrik, Santo Paulus, dll. 

Mengutip dari penjelasan imankatolik.or.id, beginilah penjelasan mengenati berdoa menggunakan perantaraan para santo atau santa : 

...jadi hakekat berdoa kepada Santo / Santa adalah kita meminta Santo / Santa memohonkan / menyampaikan doa-doa kita kepada Yesus (Allah) hal semacam ini tidak bertentangan dengan 1 Timotius 2:5. Dalam Wahyu 5:8 dan Wahyu 8:3-4 menunjukkan bahwa doa kita dapat sampai kepada Allah juga melalui perantaraan Mahluk Surgawi. Paham ini tidak bertentangan juga dengan Ulangan 18:10-11 karena ini bukan praktek memanggil arwah orang mati, berkomunikasi dengan arwah, dll. 
Dalam Ulangan 18:10-11 itu adalah hal-hal yang sangat dipaksakan dan tidak wajar (memanggil arwah dari dunia bawah "syeol") oleh karena itu praktek ini dikecam oleh Allah sedangkan paham Katolik berdoa kepada Santo / Santa karena kita memiliki keyakinan bahwa mereka itu tidak mati tetapi hidup karena Allah kita adalah Allah orang Hidup bukan Allah orang Mati (Mrk 12:26-27) dalam Mrk 9:4 Yesus bercakap-cakap dengan Elia & Musa padahal mereka sudah lama meninggalkan dunia ini (apakah Yesus memanggil Arwah ? tentu saja tidak) ini menunjukkan bahwa meskipun orang itu sudah mati sebenarnya ia itu hidup "Barangsiapa Percaya kepadaku ia akan hidup walaupun sudah mati, dan setiap orang yang hidup dan percaya kepadaKu tidak akan Mati selama-lamanya" (Yoh 11:25-26). 
Kita Berdoa kepada Orang Kudus karena kita percaya "Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya." (Yakobus 5:16) mereka yang sudah ada didalam surga tentu saja sudah bebas dari dosa dan mereka sudah memandang Allah dari wajah ke wajah tentu saja mereka itu orang benar maka dari itu kita meminta bantuan mereka untuk mendoakan kita kepada Yesus.

Sebaliknya, di Kristen pada umumnya tidak mengenal adanya santo, santa atau orang suci. Meskipun demikian, pada gereja denominasi tertentu misalnya Lutheran dan Anglikan juga mengkuduskan para santo dan santa. Tetapi di gereja Pantekosta, Kalvinis maupun Anababtis dan lainnya, hal itu tidak dilakukan. 

Sakramen

Perbedaan mendasar lainnya dari Katolik dengan Kristen adalah mengenai sakramen suci. Keduanya memiliki pandangan berbeda mengenai hal itu.

Katolik sampai sekarang mengakui adanya tujuh sakramen. Ketujuh sakramen tersebut adalah babtisan, perjamuan kudus, ekaristi, krisma, penyembuhan, pengurapan orang sakit, imamat dan pernikahan.

Sejak gerakan reformasi yang menyebabkan Protestan berpisah dengan Katolik, maka gereja non Katolik yang masuk rumpun Protestan hanya mengakui dua sakramen. Kedua sakramen itu adalah baptisan dan perjamuan kudus. 

Hidup Melajang

Perbedaan agama Katolik dan Protestan yang mencolok lainnya adalah pada konsep melajang. Konsep ini ditengarai berasal dari pilihan hidup yang diambil Rasul Paulus yang memang tidak beristri.

Dalam Katolik, para imam, pastor dan biarawati memilih untuk membaktikan hidup seluruhnya pada misi melayani Tuhan, sehingga mereka tidak menikah. Hal ini tidak berlaku di Kristen.

Martin Luther sendiri sendiri sejak mendirikan Protestan aliran Lutheran pada akhirnya menikah dengan Katie Van Bora pada tahun 1525, seperti ditulis oleh Reformed Excodus Community dalam salah satu lamannya. 

Ornamen Suci dan Relik Suci

Sangat mudah untuk membedakan antara tempat ibadah umat Katolik dan tempat ibadah umat Protestan. Kenapa? Karena pada dasarnya umat Katolik memiliki lukisan, ikon dan patung-patung yang lebih banyak, sedang pada umumnya di dalam Kristen hal ini terasa 'sangat dibatasi'.

Bahkan kemudian muncul sebuah pemahaman umum bahwa salib Katolik terdapat sosok Yesus yang tergantung. Sedang salib Kristen Protestan biasanya polos.

Selain itu di dalam ajaran Katolik terdapat istilah relikwi. Apa itu relikwi? Mengutip dari Katolisitas.org, penjelasannya adalah seperti di bawah ini : 

Relikwi dapat didefinisikan sebagai suatu material, baik berupa bagian tubuh dari para santa-santo atau para kudus yang telah meninggal, dan juga benda-benda yang bersentuhan dengan mereka. Relikwi dibagi menjadi tigakelas. Relikwi kelas pertama adalah semua bagian tubuh dari orang kudus tersebut; kelas kedua adalah pakaian dan segala sesuatu yang penting yang dipunyai oleh santa-santo, serta alat-alat penyiksaan yang membunuh santa-santo; kelas ketiga adalah benda-benda yang disentuhkan kepada orang kudus atau ke makam orang kudus. 

Hal yang demikian pada umumnya tidak akan ditemukan pada ajaran gereja-gereja Kristen meski mungkin saja beberapa denominasi masih menggunakan istilah tersebut. 

Organisasi

Di Indonesia, umat Katolik diwadahi dalam sebuah organisasi bernama KWI atau Konferensi Waligereja Indonesia. Sedang untuk Kristen bernaung dalam PGI atau Persekutuan Gereja di Indonesia.

Selain itu secara universal, seperti yang sudah disinggung sebelumnya, Katolik berada dalam satu kepemimpinan, yakni di bawah Tahta Suci yang berada di Vatikan. 

Hal ini jauh berbeda dengan orang Protestan. Ada banyak sekali organisasi yang multinasional yang menaunggi gereja-gereja berdasarkan mazhab atau denominasi. 

Perbedaan secara organisasi ini semakin mencolok ketika dalam perkembangannya, terjadi banyak sekali perpecahan dalam gereja-gereja Protestan karena berbagai faktor. Hal ini menyebabkan jumlah denominasi gereja Protestan terus bertambah. 

Doa dan Ibadah 

Perbedaan Kristen dan Katolik dari segi doa dan ibadah bukan sekedar beda ucapan dan kata-kata dalam melantunkan Doa Bapa Kami, doa yang diajarkan oleh Kristus sendiri.

Di Katolik terdapat tradisi Salam Maria, dimana hal ini pada umumnya tidak ditemukan dalam gereja-gereja Protestan, khususnya lagi aliran Pantekosta.

Selain itu dalam menjalankan ibadah, umat Katolik memiliki panduan yang nyaris sama untuk seluruh dunia, baik itu dari ritus Roma / gereja barat atau salah satu dari 23 ritus timur.

Umat Katolik juga menggunakan istilah misa, sedang orang Kristen pada umumnya menggunakan istilah kebaktian. Meskipun sekarang banyak gereja protestan yang muncul di kemudian hari juga memakai istilah tersebut. 

Akar Sejarah 

Baik Protestan maupun Katolik mengakui sebagai kelanjutan dari Gereja Purba, yakni komunitas Kristen mula-mula yang dibangun oleh Yesus dan para muridnya. Pengakuan seperti ini wajar sebagai legitimasi untuk mengkokohkan posisi masing-masing.

Meski demikian, secara bukti sejarah bisa dilihat bahwa kemunculan ajaran Protestan adalah sejak Martin Luther melakukan protes kepada Paus. Akibatnya skisma terbesar dalam sejarah Kristen Protestan dimulai.

Skisma atau perpecahan itulah yang menjadi tolok ukur dimulainya sejarah agama Kristen Protestan. Jadi bisa dibilang, meski secara iman gereja-gereja Protestan mengakui sebagai kelanjutan Gereja Purba, tetap saja titik kelahiran agama itu berawal sejak era Martin Luther, Yohanis Kalvin dan Simmo Mennon. 

Berbeda dengan Katolik Roma, gereja ini sudah mengalami skisma (perpecahan) sebelumnya dengan Katolik Ortodoks, yakni pada saat 1054. Peristiwa ini biasa disebut Skisma Timur-Barat, yang menandai berpisahnya Gereja Roma di Barat dan Ortodoks di Turki. 

Pengajaran Iman 

Orang Protestan dan Reformed percaya bahwa sumber pengajaran utama adalah dari Alkitab itu sendiri. Hal ini biasa disebut dengan Sola Scriptura.

Sola Scriptura adalah istilah dari bahasa Latin. Sola artinya sendiri (alone) dan Scriptura merujuk pada firman Tuhan (bible). Ada setidaknya lima sola yang muncul seiring dengan gerakan reformasi gereja yang didengungkan kaum Lutheran.

Sola Scriptura atau hanya percaya pada Injil sebagai firman Tuhan semata menjadi pembeda atau titik perbedaan krusial antara Kristen Protestan dan Katolik. Mengapa? Karena faktor inilah yang menjadi salah satu penyebab lahirnya Gereja Protestan.

Sedang di dalam Katolik, tradisi dari bapa-bapa Gereja serta aneka doktrin dan pengajaran yang ditetapkan oleh Gereja Vatican juga menjadi landasan hukum dan iman. 

Alkitab

Kedua golongan ini, Katolik dan Kristen mengakui Bible atau Injil atau yang dalam bahasa Indonesia disebut Alkitab sebagai kitabnya. Meski demikian, ternyata ada perbedaan antara alkitab Kristen dan alkitab Katolik.

Di Indonesia, Alkitab Kristen umumnya dicetak oleh LAI atau Lembaga Alkitab Indonesia. Sedang pada umat Katolik, Alkitab dicetak oleh Lembaga Biblika Indonesia. 

Alkitab Kristen terdiri dari 73 kitab, sedang alkitab terbitan LAI hanya tersusun atas 66 kitab. Kenapa Alkitab Katolik Roma lebih tebal? Karena mereka memasukkan kitab-kitab Deuterokanonika

Tambahan kitab Katolik yang tidak ada di kitab Protestan adalah 

  1. Kitab Tobit 
  2. Kitab Yudit
  3. Kitab 1 Makabe
  4. Kitab 2 Makabe
  5. Kitab Kebijaksanaan Salomo 
  6. Kitab Sirakh
  7. Kitab Barukh 

Perbedaan ini karena Gereja Katolik mengikuti kanon Alekasandria, sedang Protestan mengacu pada hasil Konsisi Jammia. 

*******

perbedaan Katolik dan Kristen
perbedaan Katolik dan Kristen

Itulah perbedaan antara Katolik dan Kristen secara umum. Perbedaan itu memang membuat keduanya sulit untuk disatukan kembali. Meski demikian pada hakikatnya, baik Katolik Roma maupun Kristen Protestan adalah satu kesatuan dalam tubuh Kristus yang adalah Sang Juruselamat.

Perlu diingat juga bahwa Kekristenan bukan hanya antara Katolik dan Protestan. Ada 4 aliran utama Kekristenan, dua yang lain adalah Gereja Ortodoks dan Mesianik Yudaisme. Di luar keempatnya juga masih ada ratusan dan bahkan ribuan denominasi yang lain. 

Adi
Adi Saya adalah seorang blogger yang sudah menulis di blog sejak 2010. Blog ini terbuka untuk berbagai kerjasama, seperti sewa banner, content placement ataupun review produk.

Posting Komentar untuk "11 Perbedaan Kristen Protestan dan Katolik"