Flying Dutchman, Kapal Terkutuk Dari Belanda

Catatan Adi - Flying Dutchman adalah salah satu kisah horor paling menakutkan adalah tentang kapal berhantu yang bergentayangan di lautan. Tidak tanggung-tanggung, cerita ini sudah mendunia dan makin hari makin tersebar luas dari mulut ke mulut.

Dalam rubrik Fenomena  kali ini, Catatan Adi akan mengangkat kisah sebuah kapal paling berhantu yang membuat bulu kuduk berdiri.


Flying Dutchman, Kapal Terkutuk Asal Belanda


Kapal hantu The Flying Dutchman adalah yang paling populer di antara kisah horor sejenis. Mengapa ia bisa begitu tersohor? Ini tak lain karena banyaknya pelaut maupun nelayan yang mengaku pernah melihat kapal terkutuk ini.

Sangat sulit untuk melacak asal muasal dari kisah kapal hantu The Flying Dutchman, namun ada satu kisah yang dianggap paling tepat menjadi sumber dari Flying Dutchman.

Alkisah di abad ke 17, dimana bangsa-bangsa Eropa berlomba mengarungi lautan, tersebutlah sebuah kapal yang dinakhodai Kapten Van Der Decken.

Sang kapten terkenal sangat lihai dan berpengalaman dalam memimpin anak buahnya. Ketika dalam perjalanan dari Belanda menuju Jawa, kapal ini terjebak di lautan dekat Tanjung Harapan Baru.

Para awaknya memohon agar kapal segera berlabuh ke daratan terdekat, namun sang kapten menolak. Ia bahkan menantang bahwa dirinya akan mengalahkan badai atau kapal dan seluruh awaknya akan bergentayangan di lautan selamanya.

Naas, badai terlalu mengerikan. Ia kalah dalam taruhan yang dibuatnya sendiri. Akhirnya kapal The Flying Dutchman dikutuk untuk terus mengarungi samudera tanpa bisa berlabuh.

Itulah takdir yang harus diterima oleh kapal Flying Dutchman. Kapal hantu ini berlayar tanpa henti. Jika sedang apes, maka para pelaut akan bertemu mereka, sebuah kapal tua yang sudah tampak rapuh namun masih terus berlayar.

Ada anggapan jika bertemu kapal ini di laut, maka bahaya akan segera menghampiri. Mitos ini terus berkembang di kalangan para pelaut.

Ada beberapa kesaksian mengenai kapal berhantu The Flying Dutchman ini. Beberapa di antaranya adalah :

1823: Kapten Oweb, HMS Leven mengaku melihat dua kali kapal 'tanpa awak' yang terombang-ambing di lautan. Namun kemudian kapal itu menghilang.

1835: Sebuah kapal berbendera Inggris mengaku nyaris ditabrak oleh kapal berhantu. Namun belum sempat bersentuhan, kapal yang diyakini adalah The Flying Dutchman itu menghilang.

1881: Tiga orang anak kapal HMS Bacchante termasuk King George V telah melihat sebuat kapal tak berawak yang berlayar menentang arus kapal mereka.

1879: Kru kapal SS Pretoria mengaku melihat penampakand dari The Flying Dutchman.

1939: Kapal ini terlihat di Mulkzenberg, beberapa orang melihat sebuah kapal besar yang usang. Namun kemudian kapal itu lenyap.

1942: The Flying Dutchman muncul di perairan dekat Cape Town di bulan agustus 1942 disaksikan oleh kapal laut militer M.H.S Jubilee

1959: Kru Kapal Straat Magelhaen kembali melaporkan melihat sebuah kapal misterius yang terkatung-katung ditengah lautan dalam keadaan kosong dengan teleskopnya.

Kapal The Flying Dutchman yang tersohor itu akhirnya makin naik daun setelah diabadikan dalam berbagai karya seperti novel, opera, puisi, folkore, dll.

Kapal Berhantu Flying Dutchman / catatanadi.com
Ilustrasi Kapal Flying Dutchman


Kapal Hantu


Tentu ada banyak dugaan terkait kisah ketiga kapal tadi. Namun yang justru menjadi tanda tanya adalah banyaknya orang dari tahun ke tahun yang kemudian bersaksi pernah melihat kapal-kapal berhantu tersebut.

Apakah suatu saat ilmu pengetahuan dan teknologi dari manusia berhasil memecahkan teka-teki para kapal hantu tersebut? Atau memang di luar dimensi kita, bersemayam makhluk-makhluk misterius yang terkadang punya keinginan jahat : mencelakai manusia.

0 Response to "Flying Dutchman, Kapal Terkutuk Dari Belanda"

Post a Comment

Komentar Anda akan muncul setelah kami review.

Baca Juga

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel