Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Panduan Investasi dan Menabung Saham Pemula [Lengkap dan Komprehensif]

Catatan Adi - Investasi saham sekarang bukanlah perkara sulit. Bahkan untuk melakukannya, sama halnya dengan memesan makanan atau melakukan pembayaran secara online. Benar, jadi tidak ada alasan bagi Anda untuk tidak menjadi investor saham karena ribet dan harus melewati proses yang berbelit-belit. Semua itu sudah berubah.

Dengan hadirnya internet dan teknologi informasi, semua hal telah menjadi jauh lebih mudah Hampir semua hal bisa dilakukan hanya bermodalkan ponsel saja, termasuk membeli dan menjual saham secara online. Dalam artikel ini nanti, pembaca yang budiman akan bersama-sama diajak untuk : 

  1. Memahami pentingnya berinvestasi saham sejak dini. 
  2. Langkah-langkah dalam berinvestasi saham dengan sangat mudah dan sederhana.
  3. Resiko dan keuntungan dari investasi saham.
  4. Tips bermain saham aman.

Tentu tidak semua hal terkait saham dan cara investasinya akan dijelaskan di sini, karena selain bisa panjang sekali tentu para pembaca yang budiman justru bisa bingung dan malas untuk memulainya. Oleh karena itu, kami sudah memilah poin-poin penting dalam investasi saham secara online dan mudah agar bisa dipahami oleh para pembaca semuanya. 

Saham Sebagai Investasi Menarik 

Tips investasi saham pemula
Tips investasi saham pemula

Mari kita mulai pembahasan kali ini dengan kalimat klise berikut : Apa gunanya membeli saham? Sekilas pertanyaan polos tersebut terdengar sepele padahal untuk menjawabnya juga tidak mudah. 

Jadi, tujuan investor membeli saham adalah untuk mendapatkan keuntungan. Membeli saham sama artinya ikut memiliki perusahaan. Misal, pembaca membeli 2 slot saham BCA, salah satu bank terbesar di Indonesia, bahkan Asia Tenggara. Itu artinya, Anda juga termasuk pemilik dari BCA. 

Keuntungan Memiliki Saham yang Tepat

Lantas apa keuntungan memiliki saham? Ada dua prinsip utama kenapa kita bisa mendapatkan untung dari memiliki saham : 

  1. Deviden. Perusahaan memiliki laba atau keuntungan. Laba itu kemudian dibagi kepada para pemilik saham. Bisa dalam bentuk uang tunai ataupun penambahan jumlah saham. Jadi, jikalau Anda berhasil membeli saham BRI misalnya, dalam jumlah yang cukup besar, maka secara rutin Anda akan mendapatkan laba dari BRI. 
  2. Capital Gain. Pada suatu waktu, saham dari perusahaan XYZ yang bergerak di bidang teknologi adalah seharga 40 rupiah per lembar. Kini sahamnya menjadi 12.000 rupiah perlembar. Jika Anda menjualnya maka Anda sudah mendapatkan untung berkali lipat dari modal awal. Inilah juga salah satu keuntungan yang didapatkan dari bermain saham.

Keuntungan lainnya adalah Anda akan menjadi jauh lebih cerdas dan terampil dalam finansial, khususnya menganalisa kekuatan, prospek dan potensi keuntungan perusahaan. Tentu saja ini jauh lebih baik daripada hanya sekedar berteori semata. 

Saham Vs Menabung

Sebenarnya agak kurang bijak untuk membandingkan dua hal ini : lebih baik mana, menabung uang atau membeli saham? Karena pada dasarnya dua hal tersebut sangat berbeda, baik tujuan maupun alasan yang melatarbelakanginya.

Menabung adalah menyimpan uang yang bisa sewaktu-waktu diambil untuk keperluan tertentu. Jika menabung di bank, maka uang Anda tidak akan hilang (kecuali ada kasus khusus) namun justru akan bertambah karena adanya bunga. Meski demikian, Anda akan dibebani biaya administrasi tiap bulannya, terlebih jika Anda mempunyai kartu debit atau kartu ATM.

Sayangnya, inflasi akan membuat dana Anda di bank terasa berkurang nilainya. Ini karena inflasi menyebabkan naiknya harga barang, sementara tabungan Anda tetap. Bunga di bank sangatlah kecil, tidak akan mungkin mengimbangi inflasi. 

Di lain pihak, menginvestasikan uang dalam instrumen saham akan sangat menarik, karena uang Anda akan berkembang. Perkembangan uang Anda bisa melampaui nilai dari bunga tabungan konvensional atau bahkan deposito. Misal, tahun lalu Anda menginvestasikan 30 juta untuk membeli saham. Tahun ini, saham tersebut nilainya naik sehingga modal Anda menjadi 64 juta misalnya. 

Apa resiko main saham? Ternyata juga ada. Tidak hanya keuntungan, namun saham juga memiliki resiko, yaitu berupa menurunnya harga saham per lembar karena berbagai faktor. Mau tidak mau, Anda harus belajar untuk memahami kecenderungan pergerakan grafik saham, termasuk cara memilih emiten yang bagus. 

Kita akan membahas mengenai resiko investasi di saham pada bagian selanjutnya di artikel ini. Jadi tetaplah membaca dengan seksama. 

Dari penjelasan di atas, sudah sangat jelas bahwa saham itu penting. Mengapa harus membeli saham? Karena ini merupakan instrumen investasi yang sangat menguntungkan. Asal dilakukan dengan tepat dan bijaksana. Untuk itulah, silahkan baca panduan investasi dan menabung saham untuk pemula dengan seksama. Meski pemula, asalkan rajin belajar dan tidak takut mencoba, pasti akan segera menguasai dan memahaminya dengan cepat. 

Cara Berinvestasi Saham

Bagaimana cara main saham untuk pemula? Ini juga pertanyaan penting dan langsung meminta jawaban teknis yang bisa segera dilakukan. Namun sebelum menjawabnya, harus diingat bahwa ada perbedaan besar antara investasi jangka panjang, jangka menengah dan jangka pendek. Investasi saham juga bukan mainan. Ini suatu aktivitas yang terencana dan memiliki tujuan yang jelas, yaitu mendapatkan keuntunga. Jadi ini serius, bukan mainan. 

Namun tidak mengapa menggunakan istilah bermain saham, asal Anda tetap tahu bahwa intinya ini merupakan tindakan yang terlampau penting untuk dibuat bercanda. Oke, kembali ke penjelasan awal.

Cara berinvestasi saham sangat mudah. Umumnya ada dua cara : 

  1. Secara konvensional. Anda mendatangi kantor sekuritas dan membawa semua dokumen yang dibutuhkan.
  2. Secara online. Hanya menggunakan ponsel tanpa perlu kemana-mana. Cara ini yang akan kita bahas lebih lanjut. 

Aplikasi Investasi Saham

Bagaimana cara berinvestasi saham secara online menggunakan aplikasi? Inilah yang selanjutnya akan kita kupas secara mendalam. Intinya, semua langkah-langkahnya sangat mudah. Anda hanya butuh internet dan android saja. 

Pertama, pilih platform main saham yang tepat. Silahkan cari di Google Playstore, ada cukup banyak platform investasi saham yang bisa digunakan, salah satunya adalah Ajaib. Kenapa kita akan membahas Ajaib?

  • Karena aman. Ajaib adalah aplikasi saham OJK yang sudah memiliki legalitas jelas serta kredibel. 
  • Ajaib merupakan aplikasi investasi saham yang sudah cukup populer di kenal di masyarakat. 
  • Fiturnya lengkap, bahkan ada layanan analisa emiten, berita bisnis seputar perusahaan yang melaintai di bursa hingga teknikal yang tentu saja sangat membantu para investor.

Berikut langkah-langkahnya : 

  1. Siapkan strategi Anda, apakah akan berinvestasi dalam jangka panjang, menengah atau pendek?
  2. Unduh aplikasi Ajaib.
  3. Mendaftarlah. Lengkapi semua dokumen yang ada.
  4. Tunggu hingga proses verifikasi selesai. Biasanya memakan waktu 4 hari hingga 3 minggu.
  5. Setelah disetujui, maka segeralah top up. 
  6. Gunakan dana dari top up untuk mulai berinvestasi saham.

Mudah bukan? Karena kemudahan tersebut, tidak salah jika Ajaib dinobatkan sebagai aplikasi saham terbaik di Indonesia saat ini. 

Tidak hanya itu, segala kemudahan tersebut juga akhirnya menghantarkan Ajaib menjadi salah satu aplikasi saham terbaik untuk pemula. Di Ajaib, sobat akan mendapatkan fitur komunitas dan info seputar saham. Semua itu akan memudahkan sobat milenial yang mencari sumber belajar saham pemula yang kredibel, menarik dan mudah dipahami. 

Jika ingin mendapat saham gratis, maka gunakan kode referral guri515 atau mendaftarlah lewat link berikut ini :  mendaftar di Ajaib. Menarik bukan? Jadi jangan lupa pakai kode referalnya!

Cara Bertransaksi Saham 

Nah, sekarang kita akan bahas cara membeli atau menjual saham yang kita miliki. Caranya memang sangat mudah, tidak sampai 1 menit saja. Namun, mempertimbangkan harus membeli saham apa dan kapan waktu yang tepat untuk membeli saham atau menjual saham bisa memakan waktu cukup lama. Di situlah seninya. Namun, sebelum kita membahas cara menganalisa suatu emiten, mari kita bahas cara membeli saham online atau menjual saham online via Ajaib. 

  • Tekan cari. 
  • Tekan saham.
  • Cari emiten yang ingin Anda beli/jual. 
  • Tekan Beli / Jual.
  • Sesuaikan lot dan harga yang Anda tawarkan. 
  • Jika harga yang Anda tawarkan pas atau tersedia, transaksi selesai (matched), jika tidak maka akan mengantri. 

Mudah bukan? Ingat, harga yang dimunculkan adalah perlembar. Sedangkan minimal Anda hanya bisa membeli 1 lot alias 100 lembar. Jadi, misal harga saham MNC Investama Tbk dengan kode saham BHIT adalah 94 rupiah perlembar, Anda bisa membeli minimal 1 lot, yakni di harga 9400 rupiah. Namun lihat jadi bid atau tawaran. Apakah ada pemilik saham yang menawarkan harga sama persis 94 rupiah? Biasanya harga penawaran terendah akan berada di kisaran 95 atau 96. Nah, jika penawaran Anda 94 dan tidak ada yang menjual di harga segitu, maka akan masuk antrian. 

Bagaimana cara memilih saham untuk dibeli? Untuk memahami hal ini, maka Anda harus belajar sekaligus praktek. Ingat, walau susah tetapi asalkan ada kemauan, pasti bisa. Catatan Adi hanya akan memberikan penjelasan, namun untuk lebih lengkapnya, Anda sendiri yang harus cari tahu. 

Mungkin sekali, tips membeli saham berikut ini berbeda atau bahkan bertentangan dengan nasihat bisnis yang Anda dapatkan. Itu tidak masalah, karena setiap orang punya strateginya masing-masing. 

Tips membeli saham : 

  • Tekan fitur teknikal. Anda akan mendapatkan saran membeli atau menjual dari hasil analisa internal Ajaib. Silahkan beli jika Anda yakin. Jika belum yakin, lakukan analisa berikutnya.
  • Perhatikan beberapa indikator berikut : fundamental perusahaan ataupun kabar seputar perusahaan dalam beberapa waktu terakhir. Ha-hal tersebut bisa dilihat di key statistic dan analytic. Jika semua hasilnya adalah baik, silahkan beli.
  • Jangan memaksakan bila dana Anda tidak cukup.
  • Beli saham dengan uang dingin, jangan pakai uang hasil hutang atau biaya hidup. 
  • Jika memang ingin berinvestasi jangka panjang, belilah saham dari golongan bluechips dan pilihlah yang rutin membagikan deviden. 

Tips menjual saham : 

  • Jika grafik sudah mulai turun secara drastis dan tidak wajar, segera jual satu atau dua poin di bawah harga agar modal Anda aman.
  • Jual ketika sedang di puncak dan Anda melihat ada saham lain yang lebih bagus. 

Resiko Investasi Saham

Saham bukan untuk mainan. Ada ilmu yang harus Anda pelajari. Insting investasi Anda juga harus dipertajam. Mengapa demikian? Apa resiko dari bermain saham? Jawabannya hanya satu, kerugian. Kenapa bermain saham bisa rugi? 

  • Perusahaan yang Anda beli jelek, sehingga bangkrut.
  • Harga saham turun drastis. Parahnya lagi, tidak ada yang mau membeli.

Tips Umum Menjadi Investor Saham

Berikut adalah beberapa tips umum yang bisa Anda pertimbangkan untuk dilakukan demi menjadi seorang investor saham yang sukses. 

Strategi

Jangan pernah investasi saham tanpa punya strategi. Susun strategi Anda. Pastikan Anda punya rencana saham jenis apa yang akan di beli dan kapan harus menyimpannya sebelum menjualnya. Dengan strategi yang tepat, maka pendapatan akan meninggkat sehingga menjadi kaya bukanlah hal yang mustahil. 

Rajin Belajar

Sekarang ada banyak sumber informasi untuk belajar saham pemula lengkap. Dalam belajar saham ini, maka lakukan hal berikut : 

  1. Carilah mentor atau sumber belajar yang jelas dan dia merupakan investor saham sukses. Bukan cuma motivator yang mengutip ilmu dari buku-buku semata.
  2. Pahami cara menilai fundamental perusahaan, antara lain : membaca laporan laba-rugi, mengetahui besaran hutang, tren capital dan keuntungan dalam beberapa tahun terakhir termasuk juga sentimen-sentimen negatif yang menyertainya. 
  3. Jangan mudah terpengaruh oleh pergerakan pasar, semasif apapun itu. 
  4. Jual jika memang tren menunjukkan hal negatif. Jangan takut rugi atau akan makin rugi.
  5. Siaplah untuk rugi karena itu resiko yang tidak akan mungkin ditolak atau dihilangkan.
  6. Pakai dana khusus yang memang disiapkan untuk investasi saham. 
  7. Bandingkan pergerakan saham dari emiten-emiten besar, seperti BBCA, Unilever, GGRM, BBRI, ataupun Indosat untuk sebagai patokan.
  8. Jangan terus-menerus melakukan transaksi yang tidak perlu karena ada biaya admin. 
  9. Tabung keuntungan dan jadikan dana cadangan.
  10. Rajin-rajinlah berdoa. 

*****

Demikianlah panduan investasi saham untuk pemula. Jangan takut berusaha namun lakukan segalanya dengan bijak. Baca terus postingan menarik lain dari Catatan Adi, seperti Cara Jitu Mendapatkan Passive Income untuk siapa saja. Semoga bermanfaat. 

Adi
Adi Saya adalah seorang bloger yang sudah mulai mengelola blog sejak 2010. Sebagai seorang rider, saya tertarik dengan dunia otomotif, selain juga keuangan, investasi dan start-up. Selain itu saya juga pernah menulis untuk media, khususnya topik lifestyle, esai lepas, current issue dan lainnya. Blog ini terbuka untuk content placement, sewa banner atau kerja sama lain yang saling menguntungkan.

Posting Komentar untuk "Panduan Investasi dan Menabung Saham Pemula [Lengkap dan Komprehensif]"