Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

17 Negara yang Sudah Hilang

Suatu negara ternyata bisa saja hilang atau lenyap. Menghilangnya negara tersebut disebabkan karena faktor politik, sosial dan perang. 

Sebagian dari daftar negara berikut ini mungkin sudah cukup terkenal dan populer, namun ada sebagian lainnya yang mungkin tidak cukup familiar di telinga masyarakat. 

Dalam perkembangan sejarah umat manusia, ada 20 negara yang dahulu sempat eksis namun kini telah lenyap. Apa saja itu? 

Lambang Republik Indonesia Serikat


Uni Soviet 

Uni Soviet adalah sebuah negara yang wilayahnya terletak di dunia benua sekaligus, yakni Eropa dan Asia. Dahulu Uni Soviet adalah negara terluas di dunia dengan kekuatan militer yang sangat ditakuti meski kemudian bubar.

Tidak hanya di bidang militer, keperkasaan Uni Soviet juga di bidang lainnya, misalkan sepakbola. Bahkan Uni Soviet adalah juara Piala Eropa edisi pertama. Di bidang politik, Uni Soviet adalah pioner utama bagi negara-negara di seluruh dunia yang berpaham komunisme.

Uni Soviet atau USSR eksis dari tahun 1917 hingga 1991. Sekarang neger itu sudah lenyap dan hilang dari peredaran. 

Setelah bubar, Uni Soviet terpecah menjadi belasan negara. Dari semua negara itu, ada yang masih berupaya mempertahankan federasi tersebut. Mereka akhirnya membentuk suatu konfederasi yang bernama CIS atau Commonwealth of Independent States. 

Persemakmuran Negara Merdeka

Sebenarnya bentuk dari PNM atau CIS (Commonwealth of Independent States) cukup membingungkan. Organisasi ini dalam sudut pandang tertentu tidak bisa disamakan dengan Britania Raya ataupun Austria-Hunggaria. Ini lebih mirip lembaga kerjasama regional antar bangsa yang anggotanya adalah negeri-negeri mantan penyusun Uni Soviet.

Namun, di awal pendiriannya, yakni sekitaran 1991-1998, PNM memiliki bentuk yang lebih ketat hingga bisa dikatakan sebagai suksesor sejati dari Uni Soviet. Ini juga berpulang dari fakta bahwa Rusia adalah bagian dari CIS.

CIS juga mewakili Uni Soviet untuk mengikuti beberapa even, seperti EURO 1992 dan Olimpiade 1992. 

Meski demikian, pada perjalanannya ruang gerak anggota di CIS semakin longgar dan Persemakmuran Negara Merdeka hanyalah menjadi semacam lembaga kerjasama saja. 

Satu catatan lagi, meski merupakan hasil kerjasama negeri-negeri penyokong Uni Soviet, negara anggota CIS nyaris tidak ada yang meneruskan paham sosialisme

Yugoslavia

Mirip seperti Uni Soviet, negara Yugoslavia juga merupakan sebuah negera besar yang sama-sama berpaham komunisme namun pada akhirnya juga bubar dan terpecah-belah.

Sayangnya perpecahan yang dialami Yugoslavia cenderung tragis karena harus melalui tragedi kemanusiaan yang memilukan.

Yugoslavia eksis sejak akhir Perang Dunia Kedua selesai sebagai sebuah negara sosialis yang modern dan cukup disegani. Bentuk negaranya adalah Federasi Republik dimana terdapat beberapa negara bagian yakni Serbia, Montenegro, Makedonia Utara, Slovenia, Bosnia dan Kroasia. 

Secara de facto, Yugoslavia berdiri sebagai sebuah kerajaan dengan nama Kerajaan Yugoslavia pada tahun 1929. Kini semua negara bagiannya sudah memisahkan diri. Pada tahun 2003, muncul Uni Serbia-Montenegro sebagai upaya terakhir mempertahankan eksistensi Yugoslavia di tahun 2003. Banyak orang yang menganggap bahwa Serbia adalah penerus dari Yugoslavia. . 

Di masa kejayaannya dahulu, Yugoslavia adalah negeri yang pemberani dan cukup punya nyali untuk menantang Uni Soviet yang cenderung memakai pendekatan agresif pada negara-negara satelitnya. Pemimpin Yugoslavia, Marsekal Tito juga cukup dengan dengan pemimpin Republik Indonesia saat itu, yakni Sukarno

Serbia-Montenegro

Setelah satu persatu anggota Yugoslavia memisahkan diri, maka pada 2003 dua negara terakhir yakni Serbia dan Montenegro mengambil keputusan untuk membentuk suatu persatuan yang diberi nama Serbia-Montenegro. 

Berbeda misalnya dengan CIS yang mempersatukan negeri-negeri di wilayah eks Uni Soviet, uni Serbia-Montenegro jauh lebih ketat. Jadi ini bukan hanya lembaga kerja sama regional seperit misalnya Dewan Nordik di negara-negara Skandinavia. Ini adalah sebuah bentuk negara yang berdaulat. Ini karena dua negeri tersebut cenderung punya banyak kesamaan, baik di bidang budaya, sejarah, ideologi hingga agama.

Sayang sekali, 55% rakyat Montenegro memilih berpisah dari Serbia pada tahun 2006. Hal tersebut akhirnya benar-benar mengakhiri eksistensi Yugoslavia, negara yang pernah eksis di wilayah Balkan. 

Cekoslowakia

Negara yang hilang dari dunia selanjutnya adalah Cekoslowakia. Ini adalah sebuah negara yang pernah eksis dari 1918 sampai 1993. Cekoslowakia kemudian terpecah menjadi dua negara, yakni Republik Ceko dan Slowakia. 

Jika melihat garis waktu Perang Dunia II, negeri ini juga sempat dijajah oleh Jerman. Setelah bebas, sama seperti negera Eropa Timur lainnya, Cekoslowakia menjadi satelit dari Uni Soviet dan bergabung dengan Pakta Warsawa dan Comecon. 

Namun saat Revolusi Beludru, rakyat akhirnya mengakhiri eksistensi komunisme lalu kemudian menjadi negara yang lebih terbuka. 

Ottoman

Kesultanan Ottoman atau biasa disebut juga dengan Utsmaniyah merupakan negara muslim terbesar dalam sejarah. Negeri ini sudah eksis sejak 22 Juli 1299 hingga kemudian bubar di tahun 1922.

Pada masa kejayaannya, wilayah Ottoman tersebar dari Balkan, sebagian besar Eropa Timur, Asia Kecil, Timur Tengah, Asia Utara hingga Afrika. 

Berdirinya Ottoman tidak lepas dari peristiwa bersejarah direbutnya kota Konstantinopel yang adalah ibukota Romawi Timur. Kota yang didirikan untuk Kaisar Konstantin, kaisar Kristen pertama Romawi Timur. 

Pengaruh Ottoman mulai pudar sejak kalah dalam Perang Dunia I. Satu persatu wilayahnya membebaskan diri dan sisanya direbut oleh Rusia, Inggris maupun Perancis. Wilayah yang merdeka sebagian bahkan kurang atau tidak dipengaruhi budaya Ottoman maupun dominasi agama Islam sama sekali, seperti misal Bulgaria, Montenegro dan Serbia. 

Ottoman akhirnya benar-benar bubar pada tahun 1922. Negeri yang makin merosot wibawanya tersebut diambang kehancuran. Kemal Pasya, Bapak Bangsa Turki akhirnya mendirikan negara bernama Turki di wilayah bekas Utsmaniyah, meski tentu saja sangat jauh lebih kecil dari teritori milik Ottoman. 

Austria-Hungaria

Ini adalah salah satu negara terkuat di Eropa dan sekaligus penerus dari Dinasti Habsburg. Kerajaan ganda Austria dan Hongaria memiliki wilayah yang cukup besar namun akhirnya harus bubar setelah Perang Dunia I. Negeri ini eksis dari tahun 1867 hingga 1918.

Pendiri kerajaan ini adalah Kaisar Franz Joseph yang mengakomodir keinginan rakyat Hongaria untuk memiliki taraf hidup dan level yang setara dengan pihak Austria. 

Setelah bubar, wilayah negeri ini masuk ke dalam teritori negara modern Austria, Honggaria, Italia, Yugoslavia, Ceko, Jerman dan Rumania. 

Republik Persatuan Arab

Republik Persatuan Arab atau yang disebut juga sebagai Republik Arab Bersatu adalah sebuah negara yang eksis dari tahun 1958 hingga 1961. Negara ini berasal dari penggabungan antara Suriah dan Mesir. 

Pada tahun 1960-1961 terjadi pergolakan karena militer Suriah ingin menggulingkan pemerintahan yang sah dan mau berkuasa. Suriah akhirnya keluar dan praktis hanya Mesir yang tersisa. 

Pendirian Republik Arab Bersatu didasari pada ideologi Pan-Arab atau nasionalisme antar negara Arab. Ideologi ini sempat tumbuh subur bersamaan dengan sosialisme dan ideologi politik Islam. Kini Suriah jatuh ke dalam pergolakan karena ulah dari ISIS/ISIL. 

Sedangkan Mesir sendiri melanjutkan diri sebagai sebuah negara yang independen. Memang sebelumnya Mesir pernah dijajah Ottoman, namun kemudian berhasil merebut kemerdekaannya. Negeri tempat kelahiran Uskup Athanasius ini sebenarnya juga tidak luput dari berbagai kudeta. 

Kolombia Raya

Negara Kolombia Raya adalah sebuah negara modern yang pernah berdiri di benua Amerika. Wilayah negara ini terbentang dari Kolombia modern, Ekuador, Panama dan Venezuela. 

Kolombia Raya eksis dari tahun 1819 hingga 1831. Hugo Chavez, mantan presiden Republik Bolivaria Venezuela pernah punya hasrat untuk membentuk kembali negara ini walau belum berhasil. 

Manchuria

Manchuria atau Manchuko atau disebut juga Manchukuo adalah suatu negara boneka yang eksis di era modern, melanjutkan perjalanan sejarah dari kekaisaran Manchu yang feodalistik. 

Terletak di wilayah suku Manchu dan Mongolia Dalam, Manchuko justru didominasi oleh orang Han yang merupakan etnis utama di Cina. 

Pemimpin Manchukuo adalah Kaisar Pu Yi dan negeri ini bisa berdiri akibat bantuan Jepang melalui intervensi politik dan militer atas negeri Cina. 

Secara resmi Manchukuo diproklamirkan pada 18 Februari 1932 dan bubar pada Agustus 1945. Wilayah Manchukuo kemudian direbut Uni Soviet dan lalu mengembalikannya secara bertahap kepada Cina.

Manchukuo memang adalah negara boneka bentukan rejim Fasis Jepang. Pantas saja jika negara ini hancur seiring dengan kekalahan Jepang di Perang Dunia 2. 

Jerman Timur

Paska Battle of Berlin, Nazi dan pasukan loyalis Third Reich kalah telak. Jerman menyerah pada Uni Soviet dan Barat.

Untuk memastikan Jerman tidak berulah lagi, para negara pemenang perang membagi Jerman menjadi dua, yakni Jerman Timur dan Jerman Barat.

Jerman Timur memiliki nama resmi Republik Demokratik Jerman (RDJ). Negara ini merupakan bentukan Uni Soviet dan tentu saja mengannut ideologi komunis. Selain ikut Pakta Warsawa, Jerman Timur juga merupakan anggota utama dari Blok Timur. 

Ibukota Jerman Timur adalah Berlin Timur. Negeri ini dikuasai oleh SED atau Partai Persatuan Sosialis. Dalam perkembangannya, meski juga merupakan negara industri, tetapi RDJ masih kalah dibanding dengan saudara kandungnya, Jerman Barat.

Pada tahun 89, terjadi krisis multidimensi yang merongrong wibawa pemerintahan sosialis. Puncaknya, pada 3 Oktober 1990, Jerman Timur dan Barat bersatu membentuk Republik Jerman dengan bentuk negara adalah federal. 

Jerman Barat

Jerman Barat atau Republik Federal Jerman adalah sebuah negara yang pernah eksis dari tahun 1949 hingga 1990. Negara ini berdiri di atas wilayah Jerman yang dikuasai Amerika Serikat, Prancis dan Inggris. 

Jerman Barat mewarisi industri dan mentalitas bangsa Jerman yang kuat. Di sini tumbuh subur industri mobil Jerman yang terkenal sekaligus bidang lainnya seperti baja, teknologi dan mesin. 

Setelah melalui berbagai peristiwa penting, akhirnya Jerman Barat bersatu dengan Jerman Timur. Hal ini menandai bubarnya dualisme Jerman. 

Vietnam Utara

Semua bermula dari kekuasaan kolonialis Prancis yang semakin melemah di Indocina. Setelah Perang Dunia 2 berakhir, bangsa-bangsa Asia mulai ingin merdeka, termasuk Vietnam.

Namun upaya rakyat Vietnam meraih kemerdekaan tidak mudah. Negeri itu harus rela terbagi dua akibat intervensi dari Amerika Serikat dan Prancis di Indocina. 

Vietnam terbagi dua, yakni Vietnam Utara yang disebut juga Republik Demokratik Vietnam yang beraliran komunis dan Vietnam Selatan yang dipengaruhi Amerika Serikat.

Vietnam (Utara) dideklarasikan pada 2 September 1945. Vietnam dipengaruhi oleh Viet Minh, sebuah organisasi yang berdiri untuk membebaskan Vietnam dari kolonialisme. Sepanjang sejarah, Vietnam tercabik-cabik oleh perang yang ganas.

Pada 2 Juli 1976, Vietnam Utara dan Selatan bergabung lalu mendirikan Republik Sosialis Vietnam yang juga merupakan salah satu dari sedikit negara komunis yang masih berdiri hingga hari ini. 

Vietnam Selatan

Vietnam Selatan atau Republik Vietnam adalah negara yang pernah eksis di Vietnam bagian selatan dari tahun 1954 sampai 1976 dengan ibukota di Saigon. Vietnam Selatan mendapatkan pengaruh dan dukungan dari kolonialis Prancis.

Dalam perkembangannya, Republik Vietnam dan Republik Demokratik Vietnam tenggelam dalam konflik bersenjata yang mengerikan. Konflik ini semakin memanas karena ikut campurnya Amerika Serikat. 

Amerika Serikat adalah negara maju sekaligus negara terkuat di dunia. Meski demikian, sejarah membuktikan AS kalah telak dari gerombolan Vietcong komunis. Pada tahun 1976, Utara dan Selatan bersatu membentuk Republik Sosialis Vietnam.

Yaman Utara

Yaman Utara atau yang memiliki nama resmi Republik Arab Yaman adalah sebuah negara yang pernah ada dari tahun 1918 sampai 1990. Yaman Utara didirikan oleh Imam Yahya dan merupakan bekas jajahan Turki Ottoman. Ibukota Yaman Utara adalah Sana'a.

Sebenarnya kedua Yaman cenderung akrab dan damai, meski suatu kali Yaman Utara terlibat perseteruan dengan Yaman Selatan dalam Perang Yaman pendek di tahun 1979. Meski singkat tetapi dampak dari perang tersebut cukup besar, yakni keinginan untuk membentuk sebuah negara Yaman bersatu. 

Yaman Utara sendiri merupakan anggota Liga Arab dan salah satu negara yang terlibat dalam Perang Arab-Israel 1948 meski tidak ikut dalam Perang Arab-Israel 1967

Yaman Selatan

Yaman Selatan adalah sebuah negara komunis yang berdiri di tanah Arab dan eksis dari tahun 1967 hingga 1990. Nama resmi Yaman Selatan adalah Republik Demokratik Rakyat Yaman dan beribukota di Aden.

Sejak merdeka dari Inggris, kepemimpinan Yaman berada di tangan Front Pembebasan Nasional atau NLF. Yaman Selatan semakin dengan dengan Uni Soviet, Kuba, dan Palestina. Namun sejak 1980, Yaman Selatan mulai skeptis karena Uni Soviet tidak lagi memberikan dukungan yang memadai. 

Paska 1980 hingga menjelan 1990, Yaman Selatan dan Utara akhirnya terlibat pembicaraan untuk penyatuan kedua Yaman. Keduanya akhirnya benar-benar bersatu pada tahun 1990. 

Meski Yaman sudah bersatu, negara muslim tersebut masih diributkan dengan konflik bersenjata, khususnya antara Houthi dengan Arab Saudi yang menawaskan banyak penduduk tidak bersalah. 

Republik Indonesia Serikat

Jangan lupa bahwa ada negara yang pernah berdiri di wilayah Indonesia di masa lalu. Negeri ini bernama Republik Indonesia Serikat. Umurnya memang setahun lebih sedikit tetapi dampak yang diberikan sangat besar.

RIS atau Republik Indonesia Serikat adalah hasil kesepakatan Konferensi Meja Bundar di Den Haag. Dalam pertemuan itu, RIS lahir dan kemudian menjadi federasi yang menaungi RI bersama negara-negara bentukan Belanda di wilayah Nusantara. 

RIS eksis dari Desember 1949  hingga Agustus 1950. Presiden Sukarno membubarkan RIS dan menetapkan kembali bentuk negara kesatuan. 

Nama negara bagian RIS adalah : 

  1. Republik Indonesia.
  2. Negara Indonesia Timur.
  3. Negara Pasundan.
  4. Negara Jawa Timur.
  5. Negara Madura.
  6. Negara Sumatera Timur.
  7. Negara Sumatera Selatan. 

Selain negara bagian, RIS sebagai sebuah federasi juga memiliki subyek administratif yang disebut daerah daerah otonom, yang terdiri dari : 

  1. Daerah Jawa Tengah.
  2. Daerah Istimewa Kalimantan Barat.
  3. Daerah Dayak Besar.
  4. Daerah Banjar. 
  5. Daerah Kalimantan Tenggara.
  6. Daerah Kalimantan Timur.
  7. Daerah Bangka
  8. Daerah Belitung
  9. Daerah Riau. 

Selain itu dikenal pula adanya wilayah otonom yang disebut swapraja dan distrik federal. Nama-nama wilayah itu adalah : 

  1. Distrik Federal Jakarta.
  2. Daerah Swapraja Padang.
  3. Daerah Swapraja Sabang.
  4. Daerah Swapraja Kotawaringin. 
_____

Itulah nama-nama negara yang kini sudah tidak eksis lagi. Meski demikian negara-negara tersebut tetap menarik untuk dipelajari. 

Catatan Adi
Catatan Adi Seorang penulis freelance dan pengamat fenomena sosial.

Posting Komentar untuk "17 Negara yang Sudah Hilang"

Artikel Bisnis dan Peluang Usaha

Recent Posts Label

Artikel Teknologi

Recent Posts Label

Artikel Pendidikan

Recent Posts Label

Kumpulan Cerpen

Recent Posts Label

Artikel Pilihan Hari Ini