Mengalami Writer's Block? Lakukan 9 Hal Ini


Mengalami Writer's Block? Lakukan 9 Hal Ini  Catatan Adi

Ketika ide menulis tak kunjung datang. Jangan menyerah, masih banyak hal yang perlu dilakukan(Evander Lazy Mole, aktivis dan pengamat blog dari Yunani)

Hai manusia sukses,

Selamat datang lagi di CatatanAdi, sebuah blog personal yang kadang aktif kadang pasif. 

Pernahkah Anda mendengar istilah writer's block? Writer’s block adalah kondisi dimana para penulis merasa buntu dan mengalami kesulitan untuk menulis atau mendapatkan ide menulis. Writer’s block bisa dialami siapa saja, terlebih para blogger.

Lalu apa yang harus kita lakukan sebagai blogger ketika menghadapi writer’s block? Sebenarnya banyak lho! Berikut adalah beberapa kegiatan yang bisa Anda lakukan ketika sedang malas menulis artikel atau mengalami writer’s block.

1. Mengedit ulang postingan lawas.

Jarang yang melakukan ini. Padahal dengan mengedit ulang postingan lawas Anda, khususnya yang kurang viral atau yang berpotensi menjadi viral, Anda bisa menaikkan trafik ke blog Anda.

Keuntungan lainnya, dengan mengedit ulang postingan lawas Anda, maka Anda juga bisa menggali inspirasi untuk kemudian menuangkannya dalam tulisan baru.

2. Memposting ulang postingan lawas.

Memposting ulang postingan lawas juga bisa Anda lakukan ketika sedang mengalami writer’s block. Ubah saja sedikit-demi sedikit lalu tambahi dengan teknik-teknik SEO terbaru maka jadilah artikel fresh.

Jangan lupa untuk menghapus artikel lawas Anda walau hal ini sangat tidak direkomendasikan. Alih-alih menghapus postingan lawas Anda, Anda bisa melakukan dua hal : Menyeretnya ke kotak draft atau membiarkannya saja.

3. Membetulkan link rusak (broken link).

Membetulkan link yang rusak atau yang dikenal dengan broken link sangatlah penting. Hal ini bisa Anda lakukan ketika Anda sebagai blogger sedang mengalami Writer’s block.
Untuk mengeceknya silahkan berkunjung ke situs siteliner.com atau brokenlinkcheker. Silahkan cek blog Anda lalu hapus saja link-link yang rusak.

4. Memasarkan postingan Anda.

Ketika mengalami writer’s block, Anda juga bisa memasarkan postingan Anda. Ada banyak cara untuk melakukannya, salah satu yang paling populer adalah dengan sharing ke sosial media seperti twitter, facebook, atau linkedln.

5. Mempercantik tampilan blog.

Mungkin selama ini Anda hanya memfokuskan diri pada bagaimana cara membuat artikel yang menarik. Maka ketika writer’s block datang, Anda bisa melakukan hal yang lain, seperti mempercantik tampilan blog.

Mempercantik blog ini juga sebuah aktivitas yang penting sekaligus menyenangkan. Seiring berjalannya waktu, ada banyak aplikasi atau widget terbaru yang bisa Anda gunakan di blog Anda.

6. Blogwalking.

Blogwalking mungkin jarang terpikirkan dalam benak Anda. Terlebih Anda yang sudah memiliki Page views ribuan setiap harinya. Namun ada banyak sekali keuntungan blogwalking yang mungkin bisa Anda pertimbangkan.

Dua keuntungan blogwalking yang bisa Anda dapatkan adalah : mendapat inspirasi tak terduga dan makin mempopulerkan situs Anda.

7. Cari inspirasi.

Hal ini juga penting untuk dilakukan. Anda bisa mencari inspirasi dari sesama blog atau dari tempat-tempat tak terduga lainnya, seperti perpustakaan, koran, televisi, radio bahkan tempat wisata.

8. Membalas komentar pengunjung.

Jika blog Anda sudah ramai pengunjung dan banyak komentar yang mampir, tentu sangat sulit untuk membalasnya satu persatu.

Manfaatkan writer’s block dengan melakukan hal postif lainnya, seperti membalas komentar pengunjung. Hal ini bisa membuat pengunjung Anda merasa dihargai dan besar kemungkinan mereka akan menjadi loyal readers.

9. Mempelajari teknik SEO dan algoritma search engine.

Bukan rahasia umum lagi jika google dan search engine lainnya gemar mengupdate algoritma mereka.

Maka jika Anda sedang malas menulis, ini adalah waktu yang tepat untuk mempelajari teknik SEO tersebut. Tentu saja banyak sekali keuntungan yang bisa Anda peroleh.

Jangan pernah berhenti.

Saya pribadi sering mengalami writer’s block. Namun hal itu tidak menghentikan saya untuk terus berkreasi.

Begitupun seharusnya Anda. Blogger yang baik tidak boleh menyerah pada apapun, termasuk writer’s block.

Banyaknya aktivitas memang membuat kegiatan posting-memposting artikel menjadi tidak tentu. Walau begitu, sebaiknya kita tidak boleh berhenti menulis. Kapan kita menulis, tentu saja setiap hari. Susah? Baca tipsnya di sini.

Tentu saja memposting artikel tidak semudah menulis. Bahkan menulis hanyalah bagian dari membuat artikel.

Sebagai blogger yang pingin artikelnya page one, pasti  selain menulis artikel kita juga mengkutak-katik SEO dan itu butuh waktu.

Belum lagi kalau ternyata sedang menghadapi writer’s block. Ide serasa sedang tidak bersahabat. Maka memaksakan diri untuk memposting artikel hanyalah makin membuat otak jebol.

Maka 9 hal di atas dapat menjadi pertimbangan Anda. Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda. Jangan lupa untuk terus mengikuti artikel menarik lainnya dari Catatan Adi. 

1 Response to "Mengalami Writer's Block? Lakukan 9 Hal Ini "

  1. Kalau saya lagi buntu ide buat nulis sih biasanya saya sering nanya hal apa aja yang lagi trend atau informasi apa yang sekiranya pengen mereka tau ke forum/grup yang ada kaitannya sama niche saya, terus tinggal tinggal dibuat artikel deh dari situ.

    ReplyDelete

Komentar Anda akan muncul setelah kami review.

Baca Juga

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel